Waspada Omicron
4 Orang Warga Semarang Dinyatakan Positif Omicron
Arif purniawan
Jum'at, 21 Januari 2022 - 17:13 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Dinas Kesehatan Kota Semarang mendapati 4 positif Covid-19 varian Omicron pada Jumat (21/1) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dinkes menerima dari total 25 sampel whole genome sequence (WGS) atau dalam jumlah besar, yang dikirim ke Labkesda Provinsi Jateng, 4 diantaranya positif Omicron dan sisanya varian Delta.
Temuan Omicron ini didapati dari satu keluarga yang merupakan seorang pelayar (pasien A), setelah melakukan perjalanan dari Malaysia pada 23 Desember 2021. Sampai di Indonesia langsung melakukan karantina di Wisma Atlet Jakarta. Tanggal 30 dan 31 Desember dilakukan swab PCR hasilnya negatif.
Baca juga:Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Pemerintah Evaluasi PPKM
Tanggal 31 Desember 2021 keluar wisma Atlet Jakarta, melakukan perjalanan ke Semarang. Pada tanggal 1 Januari 2022, merasa tidak enak badan, kemudian melakukan tes PCR di klinik swasta dan dan keluar hasil tanggal 3 Januari 2022 positif.
Pada 5 Januari 2022, istri dan kakak dari pasien A melakukan PCR secara mandiri ke klinik swasta dan hasilnya positif. Tanggal 6 Januari 2022, dilakukan tracking oleh Puskesmas Tlogosari Kulon, dan didapati 26 kontak erat dengan rincian 14 orang lini satu dan 15 orang lini dua.
Dinkes menerima dari total 25 sampel whole genome sequence (WGS) atau dalam jumlah besar, yang dikirim ke Labkesda Provinsi Jateng, 4 diantaranya positif Omicron dan sisanya varian Delta.
Temuan Omicron ini didapati dari satu keluarga yang merupakan seorang pelayar (pasien A), setelah melakukan perjalanan dari Malaysia pada 23 Desember 2021. Sampai di Indonesia langsung melakukan karantina di Wisma Atlet Jakarta. Tanggal 30 dan 31 Desember dilakukan swab PCR hasilnya negatif.
Baca juga:Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Pemerintah Evaluasi PPKM
Tanggal 31 Desember 2021 keluar wisma Atlet Jakarta, melakukan perjalanan ke Semarang. Pada tanggal 1 Januari 2022, merasa tidak enak badan, kemudian melakukan tes PCR di klinik swasta dan dan keluar hasil tanggal 3 Januari 2022 positif.
Pada 5 Januari 2022, istri dan kakak dari pasien A melakukan PCR secara mandiri ke klinik swasta dan hasilnya positif. Tanggal 6 Januari 2022, dilakukan tracking oleh Puskesmas Tlogosari Kulon, dan didapati 26 kontak erat dengan rincian 14 orang lini satu dan 15 orang lini dua.