Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril menyampaikan dari data yang diterima, varian baru Omicron XBB dan BQ.1 sudah mendominasi lebih dari 25 persen dari proporsi kasus.
Kasus tersebut merupakan transmisi dari dalam negeri dan luar negeri. Artinya, per Selasa (25/10/2022) total ada 4 kasus Covid-19 varian XBB di Indonesia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempersiapkan diri menghadapi puncak lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron yang diprediksi akan terjadi pertengahan Februari hingga awal Maret tahun ini.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan meski ada penambahan angka konfirmasi harian yang tinggi namun masyarakat tidak perlu terpaku pada jumlah tersebut dan jangan panik.
Ada juga ciri-ciri lain seperti sakit kepala yang berlangsung selama lebih dari tiga hari. Bila hal tersebut dialami, waspadailah kemungkinan besar itu gejala Omicron.
Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri
Kementerian Kesehatan kembali mencatat penambahan kasus transmisi lokal Omicron pada Senin (3/1/2022). Adanya penambahan tersebut, total kasus konfirmasi omicron di Indonesia tercatat 152 kasus, dimana 146 merupakan kasus impor dan 6 kasus transmisi lokal.