home edukasi & pesantren

Menelusuri Kitab Karya Ulama Jawa dan Nusantara di Mesir

Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:29 WIB
Salah satu gudang arsip yang menyimpan karya ulama Nusantara di Mesir (foto: Youtube/Lukman Hakim - Jejak Nile)
Ulama Jawa maupun Nusantara memiliki banyak karya kitab dengan kualitas internasional pada masa lalu. Karya-karya mereka yang dicetak pada abad ke-19 bisa ditemukan di gudang arsip perpustakaan-perpustakaan di Mesir.

Salah satunya sebuah maktabah yang dibangun pada 1859 oleh Syekh Ahmad bin Umar Al-Halabi dengan nama asli Maktabah al-Maymaniah. Maktabah itu kemudian diteruskan oleh anak-anaknya hingga sekarang memiliki nama resmi Syirkah Maktabah wa Mathba'ah al Babi Al-Halaby wa Awladuhu.



Miftah Wibowo, Direktur Pojok Peradaban sekaligus mahasiswa jurusan sejarah di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir mengatakan, maktabah bagi masyarakat Mesir itu ibarat nadi. Dimulai dari era Dinasti Fatimiyah yang menjadikan pusat pemerintahan-nya di Kairo lama pada abad ke-10 M.

Tak hanya menjadikan Al-Azhar sebagai salah satu cikal bakal institusi pendidikan Islam di dunia, kegiatan pelestarian karya-karya ulama juga sangat ditunjang di masa tersebut. Tak heran semangat itulah yang ditularkan kepada generasi-generasi setelahnya, meskipun seiring berkembangna zaman, peran perpustakaan di Kairo semakin luas bahkan menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

"Tapi fungsi utama maktabah dalam menyediakan dan menyimpan referensi dan manuskrip berharga karya ulama masih menjadi ciri khasnya. Hal tersebut menjadi surga bagi para peneliti dan penuntut ilmu," kata Miftah melalui kanal YouTube Lukman Hakim, saat menjajal kitab-kitab ulama Jawa dan Nusantara di Mesir.

Miftah bersama Pojok Peradaban memiliki misi mengumpulkan karya-karya ulama Jawa dan Nusantara. Karya-karya itu akan diresensi, dikomentari, lalu dicetak ulang agar bisa dibaca kembali generasi saat dan generasi mendatang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jejak ulama mesir kitab kuning
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya