Kemenag terbitkan 2 regulasi baru untuk pesantren: KMA 195/2025 dan Kepdirjen 2491/2025. Perkuat standar mutu dan tata kelola pendidikan pesantren di Indonesia.
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan pembelajaran cara baca Al Quran dan naskah kitab kuning yaitu Program Intensif Ramadan bertajuk Generasi Melek Kitab Kuning
Mahasiswa Doktoral Islamic Studies di New York University, Antonio Musto, membuat website database kitab tasawuf bernama Nus?s (????). Nus?s merupakan website database kutub (rasail) sufi periode awal yang sulit didapatkan di database-database digital.
Ulama-ulama di Nusantara pada abad ke-19 ternyata tak hanya menulis kitab-kitab bertema agama seputar fikih, tafsir, dan akidah yang biasa disebut kitab kuning. Mereka juga menulis kitab atau naskah tentang ilmu sains, matematika, astronomi, hingga teknologi.
Dalam Islam dikenal Turats yang bermakna kitab dan warisan ulama klasik atau terdahulu. Biasanya Turats beredar di negara Islam, bahkan terbatas di kalangan ulama atau pesantren. Namun berkat jasa Aisha Abdurrahman Bewley, Turats kini berhasil sampai ke Barat.
Santri di pondok pesantren maupun pelajar yang mempelajari bahasa Arab sudah tidak asing lagi dengan nama Ibnu Ajurrum, pengarang kitab Al-Jurumiyah. Kitab Al-Jurumiyah merupakan kitab nahwu yang sangat direkomendasikan untuk pemula.
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN), Fraksi PKS DPR RI kembali menggelar Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) ke-6 tahhun 2022. Gelaran acara tahun ini diawali dengan Webinar Nasional dengan tema 'Membumikan Kitab Kuning Sebagai Khazanah Intelektual Keislaman dan Kebangsaan'.
Didirikannya komunitas ini bertujuan untuk saling berbagi informasi terkait segala sesuatu yang berkaitan dengan Bahasa Arab, seperti kaidah nahwu dan sharaf, pelatihan-pelatihan bahasa Arab online dan offline, dan perkuliahan Timur Tengah.
Kitab kuning merupakan salah satu materi yang dipelajari santri di pondok pesantren (ponpes). Lalu sebenarnya apa isi dari buku tersebut serta bahasannya?
Digitalisasi sangat diperlukan. Terlebih saat ini, segala fasilitas yang dibutuhkan untuk digitalisasi tersebut semakin mudah didapatkan. Di sisi lain, digitalisasi penting untuk menjaga naskah agar tidak rusak.
Nurmawan menilai kegiatan olimpiade ini menjadi tepat, sebab olimpiade sains dan baca kitab keduanya memiliki makna yang mendalam bagi peradaban manusia.
Khazanah ilmu pengetahuan Islam di dunia pesantren sangat kaya. Literasi kebudayaan salaf ini mampu menunjukkan kiprah para ulama sebagai ahli waris para nabi.
Syaikh al-Basyir menyebut, banyak mahasiswa yang belajar ilmu umum di berbagai universitas bingung tetap melanjutkan kuliah atau keluar memperdalam ilmu agama.