Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 15 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Jaga Informasi dan Mudahkan Penelitian, 15 Manuskrip Tebuireng Didigitalisasi

Muhajirin Jum'at, 27 Mei 2022 - 00:03 WIB
Jaga Informasi dan Mudahkan Penelitian, 15 Manuskrip Tebuireng Didigitalisasi
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus tim repositori manuskrip Perpustakaan Tebuireng, Adib Misbachul Islam (foto: tebuireng.online)
LANGIT7.ID, Jombang - Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama Pondok Pesantren Tebuireng mendigitalisasi 15 manuskrip koleksi Perpustakaan KH Abdul Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Adib Misbachul Islam, mengatakan, digitalisasi tersebut merupakan upaya untuk melindungi informasi yang ada dalam naskah. Selain itu, digitalisasi manuskrip juga memudahkan akses pembaca dan peneliti.

"Hal tersebut merupakan upaya menyelamatkan berbagai informasi yang terkandung dalam naskah, agar tidak dimakan zaman," kata Adib saat menjadi pembicara dalam Webinar Nasional Khazanah Manuskrip Tebuireng Jombang, dikutip Kamis (26/5/2022).

Baca Juga: Lajnah Turost Pamerkan Karya Intelektual Syaikhona Kholil Bangkalan

Digitalisasi sangat diperlukan. Terlebih saat ini, segala fasilitas yang dibutuhkan untuk digitalisasi tersebut semakin mudah didapatkan. Di sisi lain, digitalisasi penting untuk menjaga naskah agar tidak rusak.

"Kalau naskah tidak segera didigitalisasikan boleh jadi ketahannya semakin berkurang jadinya rusak, tidak bisa dibaca, tidak bisa diakses. Otomatis kita kehilangan informasi, rugi kita," kata Adib.

Naskah tersebut sebagian besar berbahan kertas Eropa dan beberapa naskah berbahan daluang, kertas dari kulit pohon mulberry. Ada ragam bahasa mulai dari bahasa Arab, Jawab, dan Melayu. Dari sisi aksara ada Arab, pegon, dan aksara Jawi Melayu. Bidang kajiannya meliputi mushaf Al-Qur'an, tafsir, fikih, tauhid, tasawuf, ilmu alat, hingga ilmu hikmah.

"Kalau nanti sudah selesai didigitalisasi, kemudian di-online-kan siapapun bisa membacanya dan siapapun bisa melakukan penelitian," tutur Adib.

Baca Juga: Komunitas Pegon, Sejarawan Milenial Nahdlatul Ulama dari Ujung Timur Jawa

Menurut Adib, hasil digitalisasi menguntungkan para peneliti, baik dari segi waktu, biaya, dan tenaga dalam penelitian. Bukan rahasia lagi jika mahasiswa S2-S3 membutuhkan manuskrip dalam proses penelitian. Itu membutuhkan waktu lama dan jarak tempuh antar kota bahkan antar negara.

"Jauh-jauh dari Jakarta, saat kita tanya tidak ada barangnya sedangkan waktu biaya dan tenaga habis untuk penelitian hasilnya pun tanda tanya. Tetapi, kalau naskah seperti yang ada di Tebuireng ini didigitalisasi dan dibuka secara online, kita tinggal duduk manis di depan laptop," kata Adib.

Ragam Koleksi Manuskrip Tebuireng

Zuriat Tebuireng, GUs Variz Muhammad Mirza, mengungkapkan beberapa manuskrip yang berhasil dilacak. Di antaranya sebuah mursalat (surat-menyurat) antara Kiai Barizi Fathullah dengan Syaikh Ismail Zein.

"Beliau meminta Kiai Ismail agar memberi fatwa untuk masalah di daerah Kiai Barizi. Namun, Syaikh Ismail Zein menolak, 'bagaimana mungkin kamu meminta fatwa kepada saya untuk daerahmu sendiri. Silahkan minta fatwa kiai di situ," kata Gus Mirza.

Baca Juga: Imam Masjid Agung Palembang, Kolektor Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun

Manuskrip paling hangat adalah temuan Kitab Kaff al-'Awwam tahun 133 H. Ada juga karya Adabul 'Alim wal Muta'allim yang ditulis pada 1343 H. Ada juga kitab hadits al-Mauta wa 'Asyrah al-Sa'ah yang dicetak pada 1341 H.

Kemudian, Risalah fi Jawazi Tarjamah Syaikh Yusuf al-Tijawi yang merupakan karya pegon Jawa Kiai Hasyim, atas konversi fatwa Syaikh Yusuf Al-Tijawi. Manuskrip tersebut merupakan respon terhadap masalah zaman itu, yakni ada sekelompok orang menggemborkan larangan taklid.

Ada pula Minal Muktamar ilal Muktamar yang berisi khutbah-khutbah KH Hasyim Asy'ari ketika Muktamar. Ada lagi Ziyadah al-Ta'liqat yang masih ada versi salinannya dibawa KH Sahal ibn Mansur al-As'ady, Banyuwangi.

Fakta lain, KH hasyim punya sekretaris pribadi yakni KH Masduki Ali, Babakan. Tradisi ulama dahulu memiliki katib (sekretaris). Contoh, Kaff al-'Awwam bisa jadi imla' Kiai Hasyim kepada kitabnya.

Hal itu dikarenakan khat dalam Kaff al-'Awwam berbeda dengan khat yang biasa dijumpai. Lalu, kitab Adabul Alim juga merupakan hasil tulisan tangan Kiai Rosikhun yang diminta oleh Gus Ishom Hadziq.

"Mengkaji manuskrip dalam hal ini turats seakan-akan kita masuk dunia gelap (asing). Tapi ketika kita semakin dalam, entah mengapa seperti melihat cahaya di masa depan," kata Gus Mirza.

Ada pula ditemukan naskah tasawuf. Dalam naskah itu tertulis karangan Sayyid Murtadha Al-Husaini (kemungkinan Murtadha Al-Zabidi). lalu, makhtutat (manuskrip) tasawuf yang lain berbicara tentang martabat 7, yang sangat terkenal dengan tarekat Syattariyah.

Baca Juga: 6 Kitab Tafsir Al-Qur'an dari Nusantara

Menariknya, ilustrasi martabat 7 itu digambarkan dengan keris. Selain itu, ada beberapa manuskrip mushaf Al-Qur'an.

Mengenai asal-muasal manuskrip tersebut, mantan pengelola Perpustakaan Tebuireng, Muhsin, mengatakan, manuskrip-manuskrip itu didapat dari Ndalem Kasepuhan Tebuireng.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 15 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:55
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)