Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 Juli 2026
home sosok muslim detail berita

Imam Masjid Agung Palembang, Kolektor Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun

rio adi pratama Sabtu, 31 Juli 2021 - 07:00 WIB
Imam Masjid Agung Palembang, Kolektor Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun
Imam Masjid Agung Palembang Kms H Andi Syarifuddin, (foto: Rio Adi Pratama)
LANGIT7.ID, Palembang - Imam Masjid Agung Palembang Kms H Andi Syarifuddin, 50, dikenal sebagai kolektor manuskrip Kesultanan Palembang Darussalam. Naskah kuno berisi ratusan tahun itu sebagian besar masih tersimpan rapi dan dalam kondisi baik.

Andi, sapaan akrabnya itu menyimpan semua koleksi tersebut di lemari-lemari kaca di rumahnya yang berlokasi di Jalan Faqih Jalaluddin, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Ada 100 naskah kuno yang saya miliki saat ini. Semua naskah itu usianya sendiri di atas 100 tahun, ada juga yang paling tua sekitar 300 tahun,” ujar Imam Masjid Agung Palembang ini, Jumat (30/7).

Semua koleksi naskah-naskah kuno miliknya tersebut, kata Andi, diperoleh secara turun-temurun. Mulai dari pemilik pertama yakni kakek buyutnya pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.
Imam Masjid Agung Palembang, Kolektor Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun
Imam Masjid Agung Palembang Kms H Andi Syarifuddin dikenal sebagai kolektor naskah kuno. foto: Rio Adi Pratama

Dirinya sendiri merupakan generasi ke-tujuh. “Dulu itu, kakek buyut saya adalah ulama pada bagian penghulu Kesultanan Palembang Darussalam,” ucap dia.

Dari koleksi naskah kuno yang ada, lanjut dia, sebagian kebanyakan tentang ilmu keagamaan. Mulai dari tengang tafsir, hadist, fiqih, tasawuf dan tauhid. Sedangkan lainnya ada juga berupa sastra, seperti syair-syair dan sejarah, khususnya kesultanan Palembang Darussalam.

Dijelaskannya, kebanyakan ajaran dari naskah-naskah kuno tersebut telah diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari wong kito (sebutan masyarakat Palembang) ini. Namun, saat ini banyak istilah yang sulit dikenali.

Sedangkan untuk bahasanya, sambung dia, Arab Melayu. “Kalau cara membaca naskah-naskah yang ada itu ya bisa, khususnya melayu Islam Palembang. Misal, ini salah satu naskah Palembang dalam bentuk percakapan, kulo ayun ke rompak wak Mat. Nah, artinya itu saya mau ke rumah wak Mat,” bebernya.

Andi pun kini terus berupaya untuk melestarikan naskah-naskah kuno tersebut. Karena itu, dirinya mempersilahkan kepada mahasiswa hingga peneliti yang ingin memanfaatkan naskah-naskah Palembang yang merupakan koleksinya tersebut.

“Biasanya itu mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sering datang ke rumah untuk melakukan penelitian. Bahkan, pernah dulu itu ada orang dari Malaysia dan Jepang data ke sini untuk melakukan penelitian. Seingat saya, orang dari Jepang itu sekitar tahun 2004,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, dirinya pernah meraih Nugra Jasadarma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI). Hal itu diraihnya lantaran telah berdedikasi dan memberikan sumbangsih terhadap pelestarian naskah kuno tersebut.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan