LANGIT7.ID, Palembang - Keluarga
santri Ananda Albar Mahdi (AM) mengeluarkan pernyataan sikap terkait kunjungan dari Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor ke Palembang, Jumat (9/9). Kedatangan tersebut dimaknai positif sebagai
silaturahmi dengan pihak keluarga almarhum Ananda AM.
Ibunda Ananda AM, Soimah, mengatakan bahwa kedatangan Pimpinan
Gontor bermaksud untuk melakukan takziah ke makam Ananda AM dan juga silaturahmi ke kediaman keluarga. Soimah pun turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pimpinan Gontor atas kunjungan tersebut.
Baca Juga: Berkunjung ke Orang Tua Albar, Pimpinan Gontor: Kami Kehilangan Putra Terbaik"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tujuan mereka mengunjungi saya dan keluarga dapat saya maknai adalah suatu bentuk tindakan yang nyata kepada keluarga kami, yaitu untuk menghibur dan mengucapkan Belasungkawa agar keluarga kami bersabar dalam menghadapi cobaan yang sedang kami alami," ujar Soimah, ibunda alm AM, dikutip dari akun Instagram miliknya @soimah_didi, Sabtu (10/9/2022).
Terkait kasus yang menewaskan putranya, Soimah akan tetap melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan. Soimah pun dengan tegas menuntut keadilan untuk Albar Mahdi.
"Bahwa dikarenakan masalah ini sudah memasuki ranah hukum, maka saya tetap akan melanjutkan proses hukum tersebut untuk menuntut keadilan yang sesungguhnya untuk anak saya Albar Mahdi. Begitupun kepada pihak-pihak yang terlibat yang mencoba menghilangkan bukti-bukti, menutup-nutupi atas peristiwa penganiayaan terhadap anak saya," kata Soimah.
Baca Juga: Pimpinan Gontor Takziah ke Makam Ananda Santri AMDiketahui sebelumnya, Pimpinan Gontor melakukan Takziah ke makam Ananda Santri AM di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Jumat (9/9/2022). Dalam kesempatan itu, pimpinan Gontor juga bertemu dengan ayah dari almarhum Ananda AM, Rusdi.
Pimpinan Ponpes Gontor 1, KH Akrim Mariyat, mengatakan kedatangan mereka ke makam AM untuk menyampaikan ucapan belasungkawa serta mendoakan agar semua dosa Ananda AM diampuni oleh Allah SWT.
"Agenda takziah ini karena salah satu alumni atau murid kita wafat di Gontor. Saya yakin dan percaya santri yang sedang belajar dan kemudian meninggal itu mati syahid," kata Akrim.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh Soimah Siti (@soimah_didi)
Baca Juga:
Gontor Terus Berbenah Pascakasus Wafatnya Santri AM
Yakini Kualitas Pendidikan PMDG, Kakek sampai Cucu Nyantri di Gontor
Haedar Nashir Minta Publik Bijak Sikapi Kasus Kematian Santri Gontor(asf)