LANGIT7.ID - , Jakarta - Beredar video di
media sosial yang memperlihatkan seorang pria memukuli wanita di SPBU di
Palembang, Sumatera Selatan. Pria tersebut merupakan
anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang berinisial MSZ.
Dari informasi yang diberikan oleh akun Twitter dengan handle @lemontea98_, aksi pemukulan itu dilakukan lantaran pelaku tak terima dirinya dihalangi saat ingin menerobos antrean.
Baca juga: Eks Koruptor Boleh Nyaleg Jadi Anggota DPR di Pemilu 2024“Si bapak mau memotong antrean di
SPBU. Tapi tidak kami kasih. Yang bersangkutan langsung mencaci maki dengan kata kasar. Lalu memotong antrean di belakang kami dan antre di antrean lain,” tulis akun tersebut, dikutip Langit7.id, Rabu (24/8/2022).
Korban mengaku, dirinya menyadari pelaku bukan masyarakat biasa sehingga ingin memfoto
nomor polisi pria tersebut. Namun, pelaku justru tak terima hingga memukul korban.
“Saya berniat memfoto dikarenakan nopolnya saya lihat bukan nopol resmi. Ketika saya memfoto, beliau langsung memukul saya bertubi-tubi. Sehingga saya mengalami lebam dan sakit di lengan, kepala bibir. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib tepat dihari kejadian,” tulis @lemontea98_.
Pelaku Anggota DPRD dari Gerindra
Setelah video tersebur viral,
Partai Gerindra secara resmi mengakui pelaku merupakan salah satu kadernya.
Baca juga: Anggota DPR: Misi Perdamaian Jokowi Sejalan dengan Amanat UUD 1945“Seiring ramainya informasi mengenai salah satu kader Gerindra yang melakukan penganiayaan kepada seorang perempuan, Admin ingin menyampaikan, bahwa kasus itu sudah disampaikan ke pimpinan dan sedang ditindaklanjuti,” tulis akun resmi Gerindra, @Gerindra.
Selain itu, Gerindra juga akan memberikan pelaku sanksi berat, yakni pemecatan.
“(Proses pemecatan) tapi harus melewati prosedur sidang di Mahkamah Kehormatan Partai dulu. Setelah itu baru dikeluarkan putusan sanksinya oleh MKP,” kata Admin Gerindra.
(est)