LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota
Komisi II DPR RI Ahmad Muzani mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia. Agenda tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan Indonesia bertanggung jawab untuk turut serta dalam upaya menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia.
Muzani menlilai langkah ini dianggap strategis untuk menghindari ancaman krisis pangan dan energi akibat perang. "Kami sangat mengapresiasi tindakan Presiden
Jokowi dalam melakukan misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia guna mencegah perang yang berkelanjutan. Langkah ini untuk mendorong perdamaian dunia sesuai amanat UUD 1945," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (30/6/2022).
Baca Juga: Presiden Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota di Ukraina Rusak Akibat PerangPolitisi Partai Gerindra ini mengungkapkan perang
Ukraina-Rusia memicu krisis pangan dan energi yang mengakibatkan harga-harga komoditas dunia ikut naik secara signifikan. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia selaku Presidensi G20 menggunakan pengaruhnya untuk meredam perang Ukraina-Rusia.
"Keputusan Presiden Jokowi melaksanakan misi perdamaian merupakan langkah penting dan strategis untuk meredam perang yang berkepanjangan. Karena itu menjadi harapan bagi masyarakat dunia untuk kembali meringankan krisis pangan dan energi yang saat ini menjadi ancaman dan tantangan nyata bagi negara-negara dunia," ujar Muzani.
Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Bawa Pesan Zelenskyy untuk PutinSelain itu, Muzani juga berharap negara-negara G7 dan G20 ikut serta dalam upaya membuka kembali keran kerjasama ekonomi dengan Ukraina dan Rusia. Mengingat Ukraina menjadi negara pemasok gandum nomor satu dunia dan Rusia sebagai industri pupuk terbesar.
"Ancaman krisis pangan ekstrim semakin nyata apabila negara-negara yang tergabung dalam G7 dan G20 tidak membuka keran kerjasama ekonomi dengan Rusia dan Ukraina. Itu sebabnya seruan Presiden Jokowi untuk tidak mem-
banned atau embargo produk-produk unggulan Ukraina dan Rusia harus diikuti oleh negara-negara lainnya," tutur Wakil Ketua MPR itu.
Baca Juga:
Setelah Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia, Jokowi Harus Bagaimana?
Rektor Paramadina: Misi Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Harapan untuk Perdamaian Dunia(asf)