Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home global news detail berita

Anggota DPR: Misi Perdamaian Jokowi Sejalan dengan Amanat UUD 1945

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 30 Juni 2022 - 12:05 WIB
Anggota DPR: Misi Perdamaian Jokowi Sejalan dengan Amanat UUD 1945
Presiden Jokowi bersama Presiden Ukraina Zelenskyy. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Muzani mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia. Agenda tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan Indonesia bertanggung jawab untuk turut serta dalam upaya menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia.

Muzani menlilai langkah ini dianggap strategis untuk menghindari ancaman krisis pangan dan energi akibat perang. "Kami sangat mengapresiasi tindakan Presiden Jokowi dalam melakukan misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia guna mencegah perang yang berkelanjutan. Langkah ini untuk mendorong perdamaian dunia sesuai amanat UUD 1945," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota di Ukraina Rusak Akibat Perang

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan perang Ukraina-Rusia memicu krisis pangan dan energi yang mengakibatkan harga-harga komoditas dunia ikut naik secara signifikan. Oleh karena itu, penting bagi Indonesia selaku Presidensi G20 menggunakan pengaruhnya untuk meredam perang Ukraina-Rusia.

"Keputusan Presiden Jokowi melaksanakan misi perdamaian merupakan langkah penting dan strategis untuk meredam perang yang berkepanjangan. Karena itu menjadi harapan bagi masyarakat dunia untuk kembali meringankan krisis pangan dan energi yang saat ini menjadi ancaman dan tantangan nyata bagi negara-negara dunia," ujar Muzani.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Bawa Pesan Zelenskyy untuk Putin

Selain itu, Muzani juga berharap negara-negara G7 dan G20 ikut serta dalam upaya membuka kembali keran kerjasama ekonomi dengan Ukraina dan Rusia. Mengingat Ukraina menjadi negara pemasok gandum nomor satu dunia dan Rusia sebagai industri pupuk terbesar.

"Ancaman krisis pangan ekstrim semakin nyata apabila negara-negara yang tergabung dalam G7 dan G20 tidak membuka keran kerjasama ekonomi dengan Rusia dan Ukraina. Itu sebabnya seruan Presiden Jokowi untuk tidak mem-banned atau embargo produk-produk unggulan Ukraina dan Rusia harus diikuti oleh negara-negara lainnya," tutur Wakil Ketua MPR itu.

Baca Juga:

Setelah Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia, Jokowi Harus Bagaimana?

Rektor Paramadina: Misi Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Harapan untuk Perdamaian Dunia


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)