Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Rektor Paramadina: Misi Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Harapan untuk Perdamaian Dunia

redaksi Kamis, 30 Juni 2022 - 01:30 WIB
Rektor Paramadina: Misi Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Harapan untuk Perdamaian Dunia
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (foto: Instagram/@jokowi)
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tengah melakukan misi perdamaian menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan Jokowi dengan dua kepala negara yang sedang berkonflik itu diharapkan membuka ruang dialog yang jadi akhir dari konflik bersenjata.

Rektor Universitas Paramadina Prof Didik J Rachbini, Ph.D menilai misi perdamaian Jokowi ke Ukraina dan Rusia jadi secercah harapan dan langkah awal agar bumi lebih damai dan jauh dari perang.

"Upaya perdamaian ini patut diacungi jempol dan tidak boleh berhenti melainkan nanti dilanjutkan oleh menteri di bawahnya," kata Didik melalui keterangan tertulis kepada LANGIT7.ID, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Temui Zelensky, Bahas Perdamaian Rusia-Ukraina

Menurut Didik, perang di zaman super modern seperti sekarang ini, sangat tidak populer dan sangat membahayakan seluruh umat manusia di bumi.

Perang jelas merupakan sebuah kebodohan kolektif karena jika seluruh persenjataan super modern dikeluarkan atas dasar emosi marah para pemimpinnya, maka bukan hanya negara yang berperang tetapi seluruh isi bumi terancam dan bahkan hancur.

Bom nuklir pada tahun 1945 saja, kata Didik, sudah mampu membumihanguskan dua kota Jepang. Apalagi teknologi persenjataan modern hari ini pasti lebih dahsyat daya hancurnya dibandingkan tujuh dekade yang lalu.

Karena itu, imbau Didik, pemimpin negara besar harus berpikir lebih jauh tentang akibat dari perang seperti sekarang ini.

"Harus ada lebih banyak hadir pemimpin yang menjalankan misi perdamaian, dibandingkan dengan unjuk kegagahan dan kepongahan untuk mengobarkan perang seperti masa perang dunia kesatu dan kedua," kata Didik.

Baca Juga: Baca Juga: 4 Peran Indonesia Jadi Juru Damai Konflik di Berbagai Negara

Selain itu, Didik berpendapat, setelah hampir 8 tahun Jokowi enggan datang ke forum-forum internasional, sekarang saat yang tepat untuk memerankan politik bebas aktif seperti diamanatkan oleh UUD 1945.

"Citra dan kesan bahwa Jokowi 'inward looking' mulai pupus karena sering tidak pernah hadir dalam pertemuan-pertemuan internasional. Namun sekali berperan dalam misi perdamaian ini, maka sekarang sudah memainkan peran yang strategis bagi dunia. Peranan ini juga sangat penting bagi Indonesia karena ini merupakan amanat UUD 1945," jelas Didik.

Menurut Didik, langkah Jokowi adalah permulaan yang sangat baik. "Cukupmengejutkan Jokowi mengambil keputusan ini, tentu dengan resiko bahaya yang tidak kecil, apalagi bersama Ibu Negara," kata Didik.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)