LANGIT7.ID, Jakarta - Dalam rangka memperingati
Hari Santri Nasional (HSN), Fraksi
PKS DPR RI kembali menggelar Lomba Baca
Kitab Kuning (LBKK) ke-6 tahhun 2022. Gelaran acara tahun ini diawali dengan Webinar Nasional dengan tema 'Membumikan Kitab Kuning Sebagai Khazanah Intelektual Keislaman dan Kebangsaan'.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Fraksi
PKS, Jazuli Juwaini dengan Keynote Speech Wakil Ketua Majelis Syura PKS Ahmad Heryawan. Tampil sebagai narasumber Prof Dr KH Rochmat Wahab (Rektor UNY 2009-2017, Ketua Tanfidziyah PWNU DIY 2011-2016), KH. Fahmi Amrullah Hadzik (Pengasuh Pesantren Al-Masruriyah Tebuireng Jombang, Cucu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari) dan Dr. KH. Muslih Abdul Karim, MA (Ketua Umum MAPADI, Alumni Pesantren Langitan).
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Ahmad Heryawan mengapresiasi program terobosan Fraksi PKS DPR ini sebagai pioner dan partai politik pertama yang membawa
kitab kuning masuk parlemen. Lomba ini pun diharapkan dapat mengimplementasikan konsep Islam rahmatan lilalamin, sehingga identitas keagamaan dan kebangsaan dapat saling mengokohkan bangsa dan negara.
Baca Juga: Pengertian Kitab Kuning, Identik dengan Pegangan Belajar Santri
Sementara Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan, LBKK merupakan salah satu upaya PKS untuk melestarikan nilai-nilai dan khasanah keilmuan Islam, sekaligus menyambungkan mata rantai sejarah peran ulama dan santri bagi NKRI.
"Pemilihan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri yang bertepatan dengan Resolusi Jihad Hadratus Syaikh Kyai Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, menunjukkan bahwa santri dan panutan mereka yaitu para kyai dan ulama adalah tulang punggung NKRI sejak masa perjuangan kemerdekaan. Peran sejarah ini harus dijaga dan dilanjutkan sampai kapanpun," kata Jazuli dalam siaran pers, Rabu (26/10/2022).
Dia juga menjelaskan, bahwa LBKK Fraksi PKS dimaksudkan untuk mengembangkan literasi Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an dan bahasa dunia di kalangan generasi muda.
Baca Juga: 7 Kitab Dasar yang Diajarkan di Pesantren Indonesia
"Mempelajari Bahasa Arab merupakan salah satu syarat bagi seseorang untuk mengetahui dan mempelajari nilai-nilai Islam secara otentik. Al-Qur'an dan hadis pakai Bahasa Arab, kitab-kitab rujukan dari para ulama dunia juga menggunakan Bahasa Arab," terangnya.
Apresiasi pun ditunjukkan oleh seluruh narasumber atas komitmen dan konsistensi Fraksi PKS dalam memperingati Hari Santri Nasional dengan menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning setiap tahun.
Prof Dr Rochmat Wahab berharap, Fraksi PKS terus istiqomah menyelenggarakan LBKK setiap tahunnya karena sangat positif memotivasi santri untuk mendalami karya-karya ulama besar dan menjaga aqidah ahlus sunnah wal jamaah.
Baca Juga: Jaga Informasi dan Mudahkan Penelitian, 15 Manuskrip Tebuireng Didigitalisasi
Kemudian, Dr KH Muslih Abdul Karim menyebut, peran pesantren sangat besar dalam membentuk karakter santri melalui pengajaran kitab kuning. Dengan demikian pesantren ikut membentengi agenda-agenda bangsa.
Sementara itu, KH Fahmi Amrullah Hadzik mengatakan, salah satu pesan penting dari khazanah kitab kuning yaitu sesama umat Islam untuk menghargai perbedaan dan menjaga silaturahim. Karena itu lah kemulian islam atau izzul islam wal muslimin dapat tercapai.
Pendaftaran LBKK ke-6 mulai dibuka pada 1-19 November 2022. Babak Penyisihan digelar di Kantor DPW PKS Tiap Provinsi pada 20 November hingga 4 Desember 2022. Pemenang Tingkat Provinsi berhak mengikuti Babak Final yang akan dilaksanakan di Gedung DPR RI pada 13 Desember 2022. Adapun Kitab dibaca adalah Kitab Fathul Mu'in karya Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz bin Zainuddin AlMalibari.
Baca Juga: Jarak Bukan Kendala, Komunitas Ini Rutin Kaji Kitab Secara Daring
Berikut daftar hadiah dari LBKK ke-6 tahun 2022:
Juara 1 Umroh atau Rp. 35 juta
Juara 2 Rp. 30 juta
Juara 3 Rp. 25 juta
Harapan 1 Rp. 20 juta
Harapan 2 Rp. 15 juta
Harapan 3 Rp. 10 juta
(jqf)