home global news

Upaya Yayasan Indonesia Damai Mengaji Berantas Buta Alquran

Ahad, 23 Januari 2022 - 10:40 WIB
Musabaqah hifdzil quran menargetkan satu juta penghafal Alquran sesuai mimpidan harapan almarhum Syekh Ali Jaber. Foto: Istimewa.
Prihatin dengan rendahnya kemampuan umat Islam di Indonesia dalam membaca Alquran, Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (Purn) Syafruddin mendirikan Yayasan Indonesia Damai Mengaji. Yayasan ini bergerak dalam bidang pendidikan dan mencetak Alquran.

“Bergerak membangun spot-spot mengaji, bukan rumah tahfidz, ya,” tutur Syafruddin.

Yayasan Indonesia Damai Mengaji ingin menjadi semacam bengkel Alquran untuk memperbaiki dan menaikkan tingkat literasi Alquran di Indonesia. Syafrudin lewat yayasannya juga aktif menyebar pengajar Alquran.

Baca Juga:DMI Prihatin, Banyak Umat Islam Indonesia Tak Bisa Baca Alquran

Syafruddin menyebut tingkat literasi Alquran pada masyarakat muslim di Indonesia masih rendah. Sebanyak 65 persen penduduk muslim belum bisa membaca Alquran.

“Itu riset di tahun 2019 yang dilakukan beberapa kelompok Islam, hasilnya itu hanya 34 persen saja yang bisa baca Alquran,” katanya.

Baca Juga:Sambil Berjualan Kopi, Nandang Abdikan Diri di Mushala ITC BSD
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
indonesia damai mengaji alquran pp dmi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya