Metaverse dan Kapitalisme
Mahmuda attar hussein
Selasa, 25 Januari 2022 - 12:30 WIB
Ilustrasi metaverse. Foto: Langit7/Istock
Metaverse merupakan dunia virtual yang saat ini masih terus dikembangkan oleh pengusaha visioner, salah satunya seperti Bos Facebook, Mark Zuckerberg.
Bagi sebagian orang, metaverse merupakan libertarian utopia, yang memungkinkan setiap orang dapat bertindak dan melakukan aktivitas ekonomi tanpa adanya intervensi dan manipulasi dari pemerintah.
Baca juga: 5 Bisnis Ini Akan Populer dan Berkembang di Metaverse
Sebagian orang ini lainnya menilai, metaverse yang berjalan di atas teknologi blockchain dan mata uang kripto, akan menghadirkan pasar bebas atau free market yang sebenar-benarnya.
"Di mana semuanya kembali pada mekanisme pasar yang murni. Hal itu mereka yakini akan memberikan keadilan yang sejati untuk semua pelaku ekonomi," ujar CEO Corporate Innovation Asia (CIAS), Indrawan Nugroho dikanal YouTube-nya.
Dalam perspektif libertarian, lanjut dia, metaverse akan mendorong perdagangan bebas. Di mana persaingan yang adil akan tercipta dan semua orang diperlakukan sama.
"Dalam hal ini, hanya produk berkualitas tinggi yang bisa menang di sana," ujarnya.
Bagi sebagian orang, metaverse merupakan libertarian utopia, yang memungkinkan setiap orang dapat bertindak dan melakukan aktivitas ekonomi tanpa adanya intervensi dan manipulasi dari pemerintah.
Baca juga: 5 Bisnis Ini Akan Populer dan Berkembang di Metaverse
Sebagian orang ini lainnya menilai, metaverse yang berjalan di atas teknologi blockchain dan mata uang kripto, akan menghadirkan pasar bebas atau free market yang sebenar-benarnya.
"Di mana semuanya kembali pada mekanisme pasar yang murni. Hal itu mereka yakini akan memberikan keadilan yang sejati untuk semua pelaku ekonomi," ujar CEO Corporate Innovation Asia (CIAS), Indrawan Nugroho dikanal YouTube-nya.
Dalam perspektif libertarian, lanjut dia, metaverse akan mendorong perdagangan bebas. Di mana persaingan yang adil akan tercipta dan semua orang diperlakukan sama.
"Dalam hal ini, hanya produk berkualitas tinggi yang bisa menang di sana," ujarnya.