LANGIT7.ID, Jakarta - Perbincangan tentang metaverse saat ini tengah banyak dibicarakan di media sosial. Dunia baru yang akan datang tersebut menawarkan berbagai hal yang tidak terbayangkan sebelumnya. Kehidupan di metaverse menjadi peluang baru bagi bisnis di masa mendatang.
Founder Success Before 30, Chandra Putra Negara memprediksi akan ada lima bisnis yang populer di dunia metaverse. Ia menilai siapa saja bisa mengambil peluang bisnis di metaverse asalkan tahu bagaimana memulainya.
"Jangan kaget bila nanti orang tidak memiliki kerjaan di dunia nyata tapi memiliki pekerjaan di metaverse," ujar Chandra Putra dalam channel Youtube 'Success Before 30', dikutip, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Ekonom INDEF Prediksi Indonesia Masuk Metaverse di Tahun 2045Ia mengatakan bisnis pertama yang akan naik di metaverse adalah perdagangan atau commerce. Metaverse akan membuka peluang baru bagi pembeli dan penjual untuk terhubung dengan cara baru dan lebih modern.
Kedua hiburan atau entertainment. Bayangkan bila konser Justin Beiber dalam bentuk avatar 3D yang dioperasikan langsung oleh Justin Beiber. Orang-orang bisa menonton konsernya langsung tanpa harus pergi jauh.
"Misalnya ada konser Justin Beiber di London atau di Singapura, berarti anda harus terbang langung ke sana. Di metaverse Justin Beiber betul-betul bisa konser tapi anda tidak perlu jauh-jauh terbang ke London atau Singapura untuk menghadiri konser tersebut," kata Chandra Putra.
Baca Juga: Metaverse Bisa Jadi Sarana Dakwah Kreatif dan EdukatifKetiga, non fungible token (NFT). Berbagai karya digital yang dibuat secara otentik tentu akan menjadi lahan bisnis yang baik di masa depan.
Publik Indonesia baru-baru ini dikagetkan dengan fenomena Ghozali Everyday. Ia meraup keuntungan miliyaran rupiah dari kumpulan foto selfinya selama lima tahun yang dijual di NFT. Fenomena Ghazali itu memberitahu bahwa ada peluang besar bagi para seniman yang menghasilkan karya otentik di masa depan.
Keempat adalah games, games berbasis metaverse sudah dapat diimplementasikan di berbagai golongan masyarakat. Games di metaverse bukan hanya dimainkan di gadget seperti game e-sport saat ini, tapi menggunakan peralatan virtual reality (VR) sehingga orang akan merasakan sensasi real time dari games yang dimainkannya.
Baca Juga: Tertarik Beli Lahan Virtual di Metaverse? Begini Caranya"Jadi next time bukan hanya ada game e-sport yang kita mainkan hari ini, tapi nanti anda hidup di dunia game tersebut," ujar Chandra Putra.
Kelima, pembuat software dan hardware, yang tentu akan menjadi bisnis laris nantinya. Hal itu disebabkan karena banyak orang yang beralih ke dunia metaverse dan tentunya membutuhkan perangkat yang mendukung.
Chandra menilai kemampuan memprediksi bisnis di masa mendatang terutama di dunia metaverse menjadi kebutuhan penting. Ini supaya orang dapat mempersiapkan diri memasuki dunia baru tersebut.
"Bila anda nanti memasuki metaverse, siapa tahu anda nanti memiliki properti di sana. Bila anda tidak memiliki mobil di sini, siapa tahu nanti anda memiliki mobil di metaverse," ujar Chandra Putra.
Baca Juga: Metaverse Disebut Jadi Ladang Cuan, Ini Tanggapan Pengamat Ekonomi Syariah IPB(zhd)