LANGIT7.ID, Jakarta - Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Saat ini, para raksasa digital berlomba-lomba menghadirkan teknologi baru yang dapat menghubungkan jutaan manusia lewat realitas digital yang disebut metaverse.
Sebut saja CEO Meta Platform Inc. (Meta), Mark Zuckerberg yang sedang berusaha membangun metaverse, jagat digital yang dapat menghubungkan semua manusia lewat internet. Lewat dunia maya ini, seseorang dapat bekerja, bermain, belajar, berbelanja, dan sebagainya sebagaimana di dunia nyata.
Lantas bagaimana umat Islam merespons kemunculan metaverse? Sejauh mana umat Islam dapat mengisi metaverse dengan narasi dakwah yang kreatif dan edukatif?
Baca Juga: Tertarik Beli Lahan Virtual di Metaverse? Begini CaranyaDesainer dan entrepreneur digital muslim asal Australia, Peter Gould mengatakan, metaverse menyimpan potensi besar dalam penyebaran ajaran Islam. Misalnya, dengan membuat platform edukasi sekaligus rekreasi untuk mengenalkan tradisi Islam.
“Hal-hal seperti video dan konten media sosial telah terbukti bermanfaat ketika mereka memiliki niat yang tepat di belakang mereka, jadi itu adalah cara yang jelas bahwa kita dapat terus menumbuhkan tradisi Islam kita dalam konteks modern,” katanya dilansir Bayt Al Fann, Senin (24/1/2022).
Dengan munculnya konsep metaverse, lanjutnya, peluang dakwah yang lebih kreatif semakin terbuka lebar. Menurut dia, masyarakat muslim menyimpan begitu banyak ide kreatif, brilian, dan berbakat.
Baca Juga: Metaverse Disebut Jadi Ladang Cuan, Ini Tanggapan Pengamat Ekonomi Syariah IPB“Dengan dukungan yang tepat mereka (umat Islam) memiliki potensi untuk melakukan hal-hal yang luar biasa, mendalam, dan berdampak,” imbuhnya.
Baru-baru ini, ia memulai server Discord baru yang disebut Metaverse Muslims. Platform ini terbuka bagi siapa saja dengan berbagai pembahasan mulai dari peluang, tantangan, dan perkembangan Metaverse.
“Bagi saya, koneksi, percakapan, dan gerakan kolektif semacam ini benar-benar dapat membantu kita membangun masa depan yang indah, dengan latihan spiritual kita membimbing kita melalui hal-hal dengan aman,” imbuhnya.
Baca Juga: Ternyata Ini Keuntungan Bisnis di Metaverse yang Buat Facebook NafsuUntuk tujuan itu, salah satunya sejak 2015 ia membangun platform Islam Imagined. Dengan pendekatan seni, teknologi, dan sains, Islam Imagined mendorong pengguna mengeluarkan imajinasi mereka seluas-luasnya untuk menggambarkan kegiataan keagamaan yang indah, nyaman, dan futuristik.
Misalnya, banyak pemuda Muslim di Minecraft, platform ini mendorong mereka untuk membangun masjid Minecraft. Ini mengundang banyak percakapan menarik dan menciptakan beberapa desain yang sangat indah dan kreatif.
“Salah satu anak teman saya, misalnya, menemukan sebuah masjid virtual khusus perempuan. Saya pikir mendorong imajinasi semacam itu benar-benar sehat, dan dapat mulai membuka pemikiran yang lebih kreatif dan kritis di masa depan,” katanya.
Baca Juga: Mengenal Metaverse, Dunia Virtual yang Gencar Dikembangkan Bos Facebook(zhd)