home edukasi & pesantren

Ponpes Kauman Lasem, Pesantren Ramah Toleransi di Pecinan

Rabu, 26 Januari 2022 - 20:29 WIB
Salah satu bangunan di Pondok Pesantren Kauman Lasem (foto: wikiSantri)
Pondok Pesantren Kauman di Kecamatan Lasem, Kab. Rembang, Jawa Timur, menjadi salah satu ponpes yang mengajarkan toleransi kepada para santri. Pesantren ini dibangun atas permintaan masyarakat setempat.

Pengasuh Ponpes Kauman Lasem, KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'shoem (Gus Zaim), awalnya tidak berniat mendirikan pesantren. Ia hanya pindah rumah bersama keluarga dari Ponpes Al-Hidayat, Soditan Lasem, ke kawasan Pecinan, Desa Karangturi, Lasem pada 2000.

Ia membeli sebuah rumah dengan dua kamar di kampung tersebut. Namun, beberapa alumni Al-Hidayat meminta Gus Zaim mengajar beberapa santri. Jumlah santrinya terus meningkat hingga pada 2005-2006 mencapai 60 orang. Peningkatan jumlah itu membuat Gus Zaim membangun kamar baru.

"Akhirnya saya beli lumbung padi dari desa untuk gothakan (menyepi). Jadi, kalau pesantren saya ini terkesan unik banyak lumbung padi, ini bukan maksud saya agar terlihat unik, tapi memang kebutuhan kami pada waktu itu," Kata Gus Zaim, dikutip laman resmi Kemenag, Rabu (26/1/2022).

Seiring perjalanan waktu, atas bantuan dari donatur, pesantren itu akhirnya bisa dibangun. Nama Pesantren Kauman pun terlahir atas sebutan dari warga. Gus Zaim mengaku tidak memberi nama khusus.

Ada yang menyebut pesantren Karangturi, karena terletak di Desa Karangturi. Ada pula yang menyebut Pesantren Pecinan karena terletak di tengah masyarakat Pecinan. Sebagian lainnya menyebut Pesantren Kauman, karena berada di dukuh Kauman, berdekatan dengan kawasan Masjid Jami' Lasem.

Mengajarkan Toleransi kepada Santri
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nasionalisme pesantren pesantren budaya lokal pesantren tunanetra lasem
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya