Cholil Nafis Minta Polri Proporsional Petakan Rumah Ibadah
Muhajirin
Jum'at, 28 Januari 2022 - 16:38 WIB
Majelis Ulama Indonesia (foto: istimewa)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis, meminta Mabes Polri proporsional dalam memetakan rumah ibadah. Ini menyusul rencana Polri yang ingin memetakan masjid-masjid untuk mencegah penyebaran terorisme.
Nafis mengatakan, masjid tak hanya dibangun oleh negara saja, tetapi ada juga yang berstatus fasilitas umum atau fasum. Bahkan, ada banyak masjid yang dibangun atas swadaya masyarakat atau sekolah.
"Masjid itu ada yang dibangun negara, fasum perumahan atau perkantoran, bahkan yang dibangun masyarakat secara swadaya, bahkan ada masjid pesantren dan sekolah," cuit Nafis melalui akun Twitter-nya, dikutip Jumat (28/1/2022).
Nafis meminta Polri memetakan semua jenis rumah ibadah di Indonesia, bukan hanya masjid, termasuk kantor dan instansi yang menjadi objek dakwah.
"Kalau mau memetakan terorismenya, ya juga semua rumah ibadah, kantor dan instansi, dan lain-lain sebagai objek dakwah," katanya.
Sebelumnya, Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Polri, Brigjen Pol Umar Effendi mengatakan, Polri akan melakukan pemetaan masjid-masjid untuk mencegah penyebaran terorisme.
"Kita juga sepakat dalam diskusi mapping masjid, Pak. Mohon maaf," kata Umar dalam agenda Halaqah Kebangsaan Optimalisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme yang digelar MUI, pada Rabu (26/1/2022).
Nafis mengatakan, masjid tak hanya dibangun oleh negara saja, tetapi ada juga yang berstatus fasilitas umum atau fasum. Bahkan, ada banyak masjid yang dibangun atas swadaya masyarakat atau sekolah.
"Masjid itu ada yang dibangun negara, fasum perumahan atau perkantoran, bahkan yang dibangun masyarakat secara swadaya, bahkan ada masjid pesantren dan sekolah," cuit Nafis melalui akun Twitter-nya, dikutip Jumat (28/1/2022).
Nafis meminta Polri memetakan semua jenis rumah ibadah di Indonesia, bukan hanya masjid, termasuk kantor dan instansi yang menjadi objek dakwah.
"Kalau mau memetakan terorismenya, ya juga semua rumah ibadah, kantor dan instansi, dan lain-lain sebagai objek dakwah," katanya.
Sebelumnya, Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Polri, Brigjen Pol Umar Effendi mengatakan, Polri akan melakukan pemetaan masjid-masjid untuk mencegah penyebaran terorisme.
"Kita juga sepakat dalam diskusi mapping masjid, Pak. Mohon maaf," kata Umar dalam agenda Halaqah Kebangsaan Optimalisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme yang digelar MUI, pada Rabu (26/1/2022).