Bangun Peradaban Islam Lewat Bisnis Properti Syariah
Mahmuda attar hussein
Senin, 31 Januari 2022 - 10:53 WIB
Rendra Masdrajad Safaat di perumahan syariahnya. Foto: YouTube PecahTelur
Properti syariah kian diminati oleh masyarakat, khususnya umat Islam yang menghindari transkaksi ribawi. Di sisi lain, kredit pemilikan rumah (KPR) syariah juga tumbuh positif dibandingkan konvensional.
Dari survei yang dilakukan Rumah.com pada semester II-2020, kenaikan preferensi konsumen untuk memilih KPR Syariah mencapai 35 persen. Sedangkan peminat KPR konvensional turun menjadi 29 persen semester II-2020.
Kunci berkembangnya bisnis properti syariah ini karena pihak perbankan syariah yang terus berupaya menciptakan ekosistem pembiayaan syariah inklusif. Sehingga dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Ini 2 Keuntungan Pengembangan Produk Halal
Manisnya berbisnis properti syariah itu juga dirasakan muslim asal Malang, Rendra Masdrajad Safaat. Dalam hal ini, dia berupaya membangun hunian Islami berupa pemukiman tanpa campur tangan bank dan denda.
"Jadi jauh dari riba. Walaupun awalnya memang terlihat sulit, tapi setelah dijalani ternyata respon masyarakat bagus juga," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube PecahTelur.
Pemilik Properti Primaland ini mengatakan, bisnis yang dia kembangkan sedikit berbeda dari sistem perbankan konvensional.
Dari survei yang dilakukan Rumah.com pada semester II-2020, kenaikan preferensi konsumen untuk memilih KPR Syariah mencapai 35 persen. Sedangkan peminat KPR konvensional turun menjadi 29 persen semester II-2020.
Kunci berkembangnya bisnis properti syariah ini karena pihak perbankan syariah yang terus berupaya menciptakan ekosistem pembiayaan syariah inklusif. Sehingga dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Ini 2 Keuntungan Pengembangan Produk Halal
Manisnya berbisnis properti syariah itu juga dirasakan muslim asal Malang, Rendra Masdrajad Safaat. Dalam hal ini, dia berupaya membangun hunian Islami berupa pemukiman tanpa campur tangan bank dan denda.
"Jadi jauh dari riba. Walaupun awalnya memang terlihat sulit, tapi setelah dijalani ternyata respon masyarakat bagus juga," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube PecahTelur.
Pemilik Properti Primaland ini mengatakan, bisnis yang dia kembangkan sedikit berbeda dari sistem perbankan konvensional.