Ainun Najib, Teknolog Muda NU Diminta Presiden Pulang ke Tanah Air
Fajar adhitya
Selasa, 01 Februari 2022 - 07:07 WIB
Ainun Najib bersama beberapa rekan menginisiasi gerakan Kawal Covid-19 berbasis data dengan membuat website KawalCovid19.id. Foto: uc.ac.id.
Presiden Joko Widodo meminta salah satu tokoh intelektual muda, teknolog Nahdlatul Ulama (NU) yang berkarya di luar negeri pulang ke Tanah Air. Ia yakin dengan kepulangan pemuda ini dapat membantu NU mengembangkan platfrm digital Nahdliyyin.
Pemuda tersebut bernama Ainun Najib, warga Gresik yang saat ini tengah bekerja di Singapura. Presiden Joko Widodo mengaku telah mengenal dirinya sejak tujuh tahun silam.
"Tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali. Jadi kalau diajak ke sini harus bisa menggaji lebih gede dari yang di Singapura, ini tugasnya nanti Pak Kiai. Kalau beliau yang ngendika, digaji berapa pun bismillah pasti mau," kata Presiden dalam agenda Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama (NU), di Balikpapan, Senin (31/1/2022).
Baca Juga:Jokowi Yakin NU Bisa Ciptakan Marketplace yang Handal
Ainun Najib adalah salah satu intelektual muda, teknolog NU yang merancang situs pemantau Covid-19 yang bernama KawalCovid19.id. KawalCovid.id menyajikan data perkembangan kasus Covid-19 terkini di Indonesia.
Ainun Najib merupakan Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi NU, lulusan Nanyang Technological University (NTU), perguruan tinggi negeri tertua nomor dua di Singapura. Di PBNU, dia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN).
Ainun memang aktif bergerak sebagai relawan pemantau digital. Pada Pemilu 2014, Ainun menggagas situs KawalPemilu.org untuk menjernihkan sengkarut rekapitulasi suara.
Pemuda tersebut bernama Ainun Najib, warga Gresik yang saat ini tengah bekerja di Singapura. Presiden Joko Widodo mengaku telah mengenal dirinya sejak tujuh tahun silam.
"Tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali. Jadi kalau diajak ke sini harus bisa menggaji lebih gede dari yang di Singapura, ini tugasnya nanti Pak Kiai. Kalau beliau yang ngendika, digaji berapa pun bismillah pasti mau," kata Presiden dalam agenda Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama (NU), di Balikpapan, Senin (31/1/2022).
Baca Juga:Jokowi Yakin NU Bisa Ciptakan Marketplace yang Handal
Ainun Najib adalah salah satu intelektual muda, teknolog NU yang merancang situs pemantau Covid-19 yang bernama KawalCovid19.id. KawalCovid.id menyajikan data perkembangan kasus Covid-19 terkini di Indonesia.
Ainun Najib merupakan Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi NU, lulusan Nanyang Technological University (NTU), perguruan tinggi negeri tertua nomor dua di Singapura. Di PBNU, dia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN).
Ainun memang aktif bergerak sebagai relawan pemantau digital. Pada Pemilu 2014, Ainun menggagas situs KawalPemilu.org untuk menjernihkan sengkarut rekapitulasi suara.