Wakil Ketua Badan Inovasi Strategis Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ainun Najib, menilai bidang Information and Technology (IT) saat ini sudah menjadi pilihan perjuangan dan jihad masa kini bagi seorang muslim.
Data Scientist asal Gresik, Ainun Najib, memberikan tips mendidik anak di era teknologi informasi saat ini. Gadget atau gawai sudah menjadi benda sulit dihindari oleh siapapun, termasuk oleh anak-anak.
Menurut Data Scientist asal Gresik yang berdomisili di Singapura, Ainun Najib, menilai sistem pendidikan di Indonesia perlu ditingkatkan untuk mendukung minat dan bakat siswa. Terutama dalam meningkatkan bakat anak-anak bertalenta.
Nama Ainun Najib pernah disebut oleh Presiden Jokowi, diminta pulang dan berkontribusi untuk Indonesia. Ainun kini tinggal di Singapura melakoni profesi sebagai data scientist. Namun siapa sangka Ainun adalah seorang santri dari desa. Simak kisahnya.
Ahmad Dzuizz Annajib, bocah kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang menyita banyak perhatian. Namanya menjadi perbincangan publik sebab di usia belia sudah jadi programmer dan juara banyak Olimpiade Internasional.
Kemajuan teknologi dan informasi membuka ruang baru dalam berdakwah. Maka itu, para santri harus mampu memanfaatkan ruang itu sebagai salah satu media dakwah.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran itu mengaku telah lama mengenal teknolog NU asal Gresik tersebut sejak enam tahun silam. Menurut dia, Ainun adalah sosok yang sangat ahli di bidang teknologi digital.
Ainun Najib merupakan Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi NU, lulusan Nanyang Technological University (NTU), perguruan tinggi negeri tertua nomor dua di Singapura. Di PBNU, dia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Lembaga Talif wa Nasyr (LTN).
Ainun Najib merupakan Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Nahdlatul Ulama, lulusan Nanyang Technological University (NTU), perguruan tinggi negeri tertua nomor dua di Singapura.