home global news

Menag Optimistis Kiai Mif dan Gus Yahya Mampu Lanjutkan Kiprah NU

Selasa, 01 Februari 2022 - 09:05 WIB
Ketua MUI KH Miftachul Akhyar (Sumber: NU Online).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas optimistis, PBNU di bawah kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Tanfidziyah akan mampu melanjutkan kiprah NU selama ini. Hal ini disampaikan Yaqut usai menghadiri pengukuhan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027 di Balikpapan.

"Meski diakui tantangan yang dihadapi organisasi makin kompleks dan luas, namun dengan dukungan kader-kader potensial serta program yang terukur, NU akan bisa melewati kondisi zaman dengan baik," ujar Yaqut dikutip Selasa (1/2/2022).

Ia mengungkapkan, NU dengan Kementerian Agama selama ini juga sudah membangun banyak program yang strategis, seperti penguatan moderasi beragama, pemberdayaan pesantren agar lebih mandiri, pembinaan juru dakwah atau penyuluh agama dan afirmasi terhadap para santri. Ke depan, ia berharap, kerjasama yang sudah terbangun dengan baik ini terus ditingkatkan dalam kerangka menciptakan sumber daya manusia yang religius, cerdas, sekaligus memiliki cara pandang hidup yang moderat.

Baca Juga:Ainun Najib, Teknolog Muda NU Diminta Presiden Pulang ke Tanah Air

Dengan modal moderat ini, maka Menag yakin kerukunan beragama di Indonesia akan kian kokoh dan toleransi terwujud dengan baik," katanya.

Menurut dia, di tengah disrupsi, baik pandemi Covid dan digital saat ini, ada tantangan lain yang perlu dihadapi oleh NU, yakni bagaimana menyiapkan sebanyak mungkin kader-kadernya agar lebih responsif terhadap teknologi dan situasi sosial sekitarnya.

"Bagi Kemenag, NU juga menjadi salah satu motor utama penguatan toleransi bangsa melalui prinsip-prinsip perjuangannya selama ini seperti tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenag nahdlatul ulama nahdliyin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya