home edukasi & pesantren

Tradisi Khataman Bukhari di Bulan Rajab, Dibawa Alawiyin dari Yaman ke Nusantara

Kamis, 03 Februari 2022 - 12:57 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Di kalangan para habib, ada tradisi mengkhatamkan Kitab Shahih Al-Bukhari selama bulan Rajab. Di Pasuruan, Malang, Surabaya, Gresik, Pekalongan, Solo, dan kota-kota lain, tradisi ini sudah berlangsung sejak dulu, dari generasi ke generasi.

Menurut Habib Salim bin Abdullah bin Umar asy-Syathiri, tradisi pembacaan Kitab Shahih Bukhari atau Khataman Bukhari di kalangan Alawiyin dimulai dari Kota Zabid, Yaman. Semenjak ratusan tahun lalu, para habib telah melakukan tradisi ini pada bulan Rajab.

Tradisi Khataman Bukhari di bulan Rajab kemudian dibawa para habib ke Nusantara secara turun-menurun, misalnya di Pasuruan. Tradisi ini telah berlangsung sejak Habib Ja'far bin Syaikhon Assegaf dan masih berlangsung hingga sekarang.

Di Gresik, tradisi ini berlangsung sejak Habib Abu Bakar Assegaf, dan diteruskan oleh anak dan cucunya hingga sekarang. Di kota-kota tertentu di Indonesia, pembacaan tidak hanya berlangsung di satu tempat. Di Pasuruan, selain di petilasan Habib Ja'far juga berlangsung di Pondok Sunniyah Salafiyah di Sungi Kecamatan Kraton, di Pondok Putri Sunniyah Salafiyah.

Di Jakarta, Majelis Kwitang Habib Ali Al Habsyi termasuk di antara majelis yang rutin melaksanakan tradisi ini, begitu pun murid-murid Habib Ali Ali Al Habsyi. Mereka melaksanakan di majelis-majelis mereka, sehingga tradisi Khataman Bukhari semakin luas di Jabodetabek.

Khataman Bukhari biasanya dilakukan berjamaah dengan cara duduk melingkar dan membaca bergiliran (Rauhah) setiap hari sampai khatam di penghujung bulan Rajab. Terkadang diselingi dengan tausiah singkat tentang hadits-hadits tertentu.

"Hari terakhir pembacaan atau ketika khatam, biasanya diumumkan dan mengundang khalayak di mana pada akhir acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama untuk mempererat silaturahmi," terang Habib Ahmad bin Novel Jindan dikutip akun Majelis Hikmah Alawiyin, dikutip Kamis (3/2/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kajian hadits hadist rasulullah tradisi bulan warisan islam bulan rajab
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya