home edukasi & pesantren

Habib Ja'far: Rajab Bulan Mulia, Dilarang Twitwar

Jum'at, 04 Februari 2022 - 17:59 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Habib Husein Ja'far Al Hadar mengatakan, Rajab salah satu dari empat bulan haram (bulan mulia). Para ulama pun menganjurkan untuk mengisi bulan Rajab dengan berbagai kebaikan.

Salah satu keistimewaan bulan ini adalah turun perintah shalat lima waktu yang diterima langsung Rasulullah SAW, ketika menjalani peristiwa Isra' Mi'raj. Awal Rajab pada 1443 H dimulai pada Kamis (3/2/2022).

Maka itu, kata dia, Rajab harus diisi dengan memperbanyak amal kebaikan seperti berpuasa, memperbanyak sedekah, shalawat hingga dzikir. Salah satu hikmah dari anjuran memperbanyak kebaikan ini adalah mempersiapkan memasuki bulan Ramadhan.

Habib Ja'far menyarankan agar berpuasa bertepatan pada hari-hari utama agar mendapat pahala lebih besar. Seperti ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15), Senin-Kamis, dan Jumat.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menjelaskan, satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab) lebih utama dibandung berpuasa 30 hari bulan selain itu.

"Sudah masuk bulan Rajab, salah satu di antara bulan mulia. Mulai persiapan otw (on the way-red) Ramadhan. Yang mampu puasa, berpuasalah walau sehari di bulan ini. Yang ga mampu, perbanyak sedekah, shalawat, zikir, dll," kata Habib Ja'far melalui akun Twitter-nya, dikutip Jumat (3/2/2022).

Pada bulan ini, umat Islam juga dilarang berperang. Di era digital saat ini, salah satu larangan adalah berperang di Twitter. "Di antara yang dilarang adalah berperang, termasuk twitwar," ucapnya.
(jqf)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
husein ja’far al-hadar bulan rajab keutamaan puasa puasa puasa senin kamis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya