Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata, Diduga Rem Blong Sejak dari Atas Bukit Bego
Priyo Setyawan
Ahad, 06 Februari 2022 - 23:02 WIB
Kondisi bus pariwisata yang diduga mengalami rem blong di Imogiri, Bantul (foto: istimewa)
Kecelakaan tunggal bus pariwisata AD 1507 EH yang terjadi di Bukit Bego, Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Minggu (6/2/2022) pukul 13.37 WIB diduga rem sudah blong sejak turunan tajam. Bus kemudian melaju diturunan bukit dan tidak terkendali. Bus bisa berhenti ketika menabrak tebing.
Dari kejadian tersebut, 13 orang meninggal dunia, dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit, RSUD Panembangan Senopati (RSPS) Bantul, PKU Muhammadiyah Bantul dan RS Nur Hidayah, Jetis serta Puskesmas Imogiri
Dari informasi yang diterima Langit7, bus membawa 40 orang rombongan pabrik konveksi di Solo. Sebelum kejadian bus mengantar karyawan untuk berwisata dari hutan pinus Mangunan Dlingo menuju Pantai Parangtritis.
Baca juga:Kecelakaan Tunggal Bus Pariwisata di Bantul, 13 Orang Meninggal
Namun dalam perjalanan, bus melaju dari arah timur Dlingo menuju ke barat Imogiri, tiba-tiba diduga rem blong. Sopir yang belum mengenal medan tidak dapat mengendalikan laju bus sehingga menabrak tebing dan masuk parit. Kerasnya benturan bahkan sempat menyebabkan beberapa orang terpental keluar dari bus.
Saksi mata Muhammad Elko Pasha mengatakan, sejak dari atas bukit bus sudah kehilangan kendali. Sehingga ketika sampai dijalan turun dan menikung langsung menabrak tebing. Sopir bus sudah berupaya mengerem, indikasinya terdengar suara rem angin. Begitu menabrak tebing, dia melihat dua orang terlempar keluar dari dalam bus.
Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan Setyabudimembenarkan jika tabrakan terjadi saat jalanan menurun dan agak menikung.Bus sepertinya kehilangan kendali dan langsung menebrak tebing disisi kanan jalan.
Dari kejadian tersebut, 13 orang meninggal dunia, dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit, RSUD Panembangan Senopati (RSPS) Bantul, PKU Muhammadiyah Bantul dan RS Nur Hidayah, Jetis serta Puskesmas Imogiri
Dari informasi yang diterima Langit7, bus membawa 40 orang rombongan pabrik konveksi di Solo. Sebelum kejadian bus mengantar karyawan untuk berwisata dari hutan pinus Mangunan Dlingo menuju Pantai Parangtritis.
Baca juga:Kecelakaan Tunggal Bus Pariwisata di Bantul, 13 Orang Meninggal
Namun dalam perjalanan, bus melaju dari arah timur Dlingo menuju ke barat Imogiri, tiba-tiba diduga rem blong. Sopir yang belum mengenal medan tidak dapat mengendalikan laju bus sehingga menabrak tebing dan masuk parit. Kerasnya benturan bahkan sempat menyebabkan beberapa orang terpental keluar dari bus.
Saksi mata Muhammad Elko Pasha mengatakan, sejak dari atas bukit bus sudah kehilangan kendali. Sehingga ketika sampai dijalan turun dan menikung langsung menabrak tebing. Sopir bus sudah berupaya mengerem, indikasinya terdengar suara rem angin. Begitu menabrak tebing, dia melihat dua orang terlempar keluar dari dalam bus.
Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan Setyabudimembenarkan jika tabrakan terjadi saat jalanan menurun dan agak menikung.Bus sepertinya kehilangan kendali dan langsung menebrak tebing disisi kanan jalan.