Pemerintah Lanjutkan Insentif Kendaraan Bermotor
Mahmuda attar hussein
Rabu, 09 Februari 2022 - 19:48 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Pemerintah melanjutkan pemberian insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Febrio Kacaribu mengatakan, perpanjangan insentif tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menggairahkan kembali perekonomian, terutama di sektor otomotif.
“Dengan berlanjutnya insentif PPnBM DTP, kinerja sektor otomotif bagi perekonomian diharapkan terus menguat dan mampu kembali ke tingkat penjualan dan produksi pada level sebelum pandemi atau bahkan lebih baik di tahun ini," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (8/2).
Baca juga:Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Lewat Sektor Properti dan Otomotif
Pada tahun lalu, perekonomian nasional melaju cukup baik hingga triwulan IV, dibuktikan dengan tingkat pertumbuhannya yang mencapai 5,02 persen secara tahunan (yoy).
Menurutnya, momentum yang baik itu perlu dilanjutkan agar semakin meningkat. Apalagi, beberapa sektor strategis masih berpeluang untuk pulih dan tumbuh lebih baik di periode mendatang.
"Peran insentif fiskal selama ini krusial dalam menstimulus pemulihan, termasuk insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor," ujarnya.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Febrio Kacaribu mengatakan, perpanjangan insentif tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menggairahkan kembali perekonomian, terutama di sektor otomotif.
“Dengan berlanjutnya insentif PPnBM DTP, kinerja sektor otomotif bagi perekonomian diharapkan terus menguat dan mampu kembali ke tingkat penjualan dan produksi pada level sebelum pandemi atau bahkan lebih baik di tahun ini," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (8/2).
Baca juga:Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Lewat Sektor Properti dan Otomotif
Pada tahun lalu, perekonomian nasional melaju cukup baik hingga triwulan IV, dibuktikan dengan tingkat pertumbuhannya yang mencapai 5,02 persen secara tahunan (yoy).
Menurutnya, momentum yang baik itu perlu dilanjutkan agar semakin meningkat. Apalagi, beberapa sektor strategis masih berpeluang untuk pulih dan tumbuh lebih baik di periode mendatang.
"Peran insentif fiskal selama ini krusial dalam menstimulus pemulihan, termasuk insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor," ujarnya.