Buya Yahya: SDM Perbankan Syariah Harus Paham Ketentuan Islam
Mahmuda attar hussein
Selasa, 15 Februari 2022 - 14:10 WIB
Buya Yahya saat ceramah. (Foto: YouTube).
Penceramah Buya Yahya menyebut SDM Perbankan Syariah perlu memahami ketentuan Islam. Wawasan ini dibutuhkan untuk mendorong industri keuangan syariah di Tanah Air.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat literasi syariah di Tanah Air masih rendah. Indeksnya masih berkisar pada angka 8,93 persen, jauh di bawah indeks nasional yaitu 38,03 persen.
Sementara indeks inklusi keuangan syariah baru mencapai 9,1 persen atau di bawah indeks nasional yakni 76,19 persen.
Baca Juga:BSI Catat Laba Bersih hingga Rp3 Triliun di Sektor Keuangan Syariah
Literasi keuangan yang rendah mengakibatkan perkembangan pasar saham industri jasa keuangan syariah relatif kecil yakni hanya 9,9 persen dari aset industri keuangan nasional.
"Secara umum kami dukung adanya produk syariah. Masalahnya, bukan terdapat di dalam aturan bank syariah, tapi pelaku syariahnya," kata Buya Yahya di kanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Selasa (15/2/2022).
Di samping literasi, SDM syariah juga perlu dipersiapkan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat literasi syariah di Tanah Air masih rendah. Indeksnya masih berkisar pada angka 8,93 persen, jauh di bawah indeks nasional yaitu 38,03 persen.
Sementara indeks inklusi keuangan syariah baru mencapai 9,1 persen atau di bawah indeks nasional yakni 76,19 persen.
Baca Juga:BSI Catat Laba Bersih hingga Rp3 Triliun di Sektor Keuangan Syariah
Literasi keuangan yang rendah mengakibatkan perkembangan pasar saham industri jasa keuangan syariah relatif kecil yakni hanya 9,9 persen dari aset industri keuangan nasional.
"Secara umum kami dukung adanya produk syariah. Masalahnya, bukan terdapat di dalam aturan bank syariah, tapi pelaku syariahnya," kata Buya Yahya di kanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Selasa (15/2/2022).
Di samping literasi, SDM syariah juga perlu dipersiapkan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif.