home edukasi & pesantren

Ulama Mesir: Cinta Nabi, Pembimbing Menuju Kebaikan

Selasa, 15 Februari 2022 - 18:56 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Mencintai Nabi Muhammad SAW merupakan amalan hati yang memiliki segudang keistimewaan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan, seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya.

Ketika hati selalu merindukan Rasulullah, maka kelak di akhirat akan dimasukkan ke surga bersama Rasulullah SAW. Cinta nabi juga menjadi pembimbing bagi hati menuju kebaikan. Hati selalu tertarik pada kebaikan.

Ulama asal Mesir, maulana Syaikh Prof. Dr. dr. Yusri Rusydi Sayyid Jabr Al-Hasani Hafizhahullah, mengatakan, cinta nabi menjadi kunci utama bagi seorang muslim agar selalu dalam jalan kebenaran.

"Cintai Nabi Muhammad. Dalam hatimu, jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai yang paling utama dan lebih tinggi dari apapun. Cinta pada nabi yang akan menunjukkan pada segala kebaikan," kata Syaikh Yusri melalui kanal youtube Sanad Media, dikutip Selasa (15/2/2022).

Syaikh Yusri memiliki pengalaman pribadi tekait hal ini. Ketika belum memperdalam ilmu agama, dia berhadapan dengan berbagai aliran sesat. Hatinya telah dipenuhi kecintaan kepada Rasulullah SAW, sehingga nalurinya mengarahkan dan membukakan mana aliran yang benar dan aliran yang sesat.

"Semua aliran tadi mendatangiku, dan yang melindungiku hanyalah cinta pada Nabi Muhammad. Dulu aku tidak punya pengetahuan, juga tidak hafal Al-Qur'an, juga belum masuk Al-Azhar. Tidak ada apapun," kata Syaikh Yusri.

Cinta nabi membimbing naluri Syaikh Yusri tidak menerima ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Meski ia membaca ribuan argumen aliran sesat, tapi hatinya tidak tergerak untuk mengikuti aliran itu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
shalawat shalawat nabi nabi muhammad mesir nabi muhammad saw
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya