6 Tips Ayah Mendidik Anak agar Berbakti dan Taat kepada Allah
Fajar adhitya
Senin, 26 Juli 2021 - 12:05 WIB
Melatih anak ikut shalat berjamaah agar mengenal Allah SWT. (Foto: Istimewa).
Seorang kepala keluarga, ayah, harus paham bagaimana cara mendidik anak. Bukan hanya mengenai moral dan perilaku, tapi juga terkait kedekatan si buah hati dengan agama Islam. Mereka yang tumbuh dengan akhlak yang baik, insya Allah akan menjadi anak yang berbakti dan taat kepada Allah SWT.
Ada enam langkah menjadi ayah yang inspiratif melansir buku 'Masuk Surga Sekeluarga', Terbitan AQL Pustaka. Sikap-sikap ini harus dimiliki lebih dulu oleh orang tua sebelum menanamkannya kepada anak.
1. Berpedoman pada Al-Quran
Anak harus bisa rutin membacakan ayat-ayat Al-Quran kepada sang anak agar mereka familiar dengan kita suci umat Islam ini. Namun bukan hanya sekadar membacakannya, tapi juga menjelaskan tafsir ayat tersebut, kandungan dan kejadian di baliknya untuk pelajaran bagi buah hati.
2. Menyucikan Jiwa
Penyucian jiwa dan hati tidak harus menunggu usia dewasa. Namun sang ayah harus mulai lebih dulu menyucikan jiwanya sebelum ke anak-anak. Mereka yang jiwanya suci akan terjauhkan dari sifat dan perilaku buruk seperti sombong, egois dan berbagai penyakit hati lainnya.
Dengan menyucikan jiwa anak-anak, mereka akan bisa melihat dengan jernih setiap masalah dan persoalan di sekitarnya. Lalu si buah hati kerap berpikir positif dan tidak mudah berburuk sangka.
Ada enam langkah menjadi ayah yang inspiratif melansir buku 'Masuk Surga Sekeluarga', Terbitan AQL Pustaka. Sikap-sikap ini harus dimiliki lebih dulu oleh orang tua sebelum menanamkannya kepada anak.
1. Berpedoman pada Al-Quran
Anak harus bisa rutin membacakan ayat-ayat Al-Quran kepada sang anak agar mereka familiar dengan kita suci umat Islam ini. Namun bukan hanya sekadar membacakannya, tapi juga menjelaskan tafsir ayat tersebut, kandungan dan kejadian di baliknya untuk pelajaran bagi buah hati.
2. Menyucikan Jiwa
Penyucian jiwa dan hati tidak harus menunggu usia dewasa. Namun sang ayah harus mulai lebih dulu menyucikan jiwanya sebelum ke anak-anak. Mereka yang jiwanya suci akan terjauhkan dari sifat dan perilaku buruk seperti sombong, egois dan berbagai penyakit hati lainnya.
Dengan menyucikan jiwa anak-anak, mereka akan bisa melihat dengan jernih setiap masalah dan persoalan di sekitarnya. Lalu si buah hati kerap berpikir positif dan tidak mudah berburuk sangka.