Diduetkan Bareng Anies di Pilpres 2024, Begini Jawaban Ridwan Kamil
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 19 Februari 2022 - 21:08 WIB
Momen kebersamaan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Istimewa)
Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedang menjadi perbincangan hangat di publik beberapa hari belakangan. Hal itu lantaran pertemuan keduanya saat menjajal lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Dalam pertemuan itu, Anies dan RK saling unjuk kebolehan beradu tendangan penalti di JIS. Momen kebersamaan keduanya lantas dinilai memiliki potensi untuk maju bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 mendatang.
Baca juga:Tim Cek Fakta Siap Tempur Lawan Hoaks di Tahun Politik
Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil enggan berspekulasi terkait peluang berduet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024. "Pilpres masih jauh. Berjodoh dengan siapa saat pilpres tidak bisa diprediksi dari sekarang," kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu setelah menghadiri acara workshop forum wakil kepala daerah di Bandung, dikutip Sabtu (19/2).
Berdasarkan pengalamannya, Kang Emil menuturkan jika kepala daerah tidak bisa memilih siapa calon pasangan di Pilpres. Menurutnya, hanya partai politik yang bisa secara langsung menentukan calon pasangan untuk terjun di pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Pengantin nggak bisa milih jodohnya sendiri, bisanya dijodohkan sama keluarga alias partai," ungkap Gubernur Jabar tersebut.
Baca juga:PKS Konsisten Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode
Dalam pertemuan itu, Anies dan RK saling unjuk kebolehan beradu tendangan penalti di JIS. Momen kebersamaan keduanya lantas dinilai memiliki potensi untuk maju bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 mendatang.
Baca juga:Tim Cek Fakta Siap Tempur Lawan Hoaks di Tahun Politik
Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil enggan berspekulasi terkait peluang berduet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024. "Pilpres masih jauh. Berjodoh dengan siapa saat pilpres tidak bisa diprediksi dari sekarang," kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu setelah menghadiri acara workshop forum wakil kepala daerah di Bandung, dikutip Sabtu (19/2).
Berdasarkan pengalamannya, Kang Emil menuturkan jika kepala daerah tidak bisa memilih siapa calon pasangan di Pilpres. Menurutnya, hanya partai politik yang bisa secara langsung menentukan calon pasangan untuk terjun di pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Pengantin nggak bisa milih jodohnya sendiri, bisanya dijodohkan sama keluarga alias partai," ungkap Gubernur Jabar tersebut.
Baca juga:PKS Konsisten Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode