LANGIT7.ID, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hendak membangun koalisi dengan berbagai partai dalam menghadapi Pilpres 2024. Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri mengatakan, PKS ingin mengusung calon presiden dan wakil presiden yang berkarakter nasionalis, religius.
“PKS akan membuka diri dan membangun komunikasi dengan seluruh partai politik dan para tokoh bangsa untuk membangun titik temu,” kata Salim Segaf dikutip keterangan pers, Kamis (13/1/2021).
Salim Segaf lalu membeberkan kriteria calon presiden dan wakil presiden idaman mereka. Kriteria tersebut di antaranya berkomitmen menegakkan kedaulatan wilayah dan demokrasi, sumber daya alam, pangan, energi dan ekonomi.
Baca Juga: Pengurus PBNU Diwarnai Politikus, Ini Kata Pengamat“Serta tidak tunduk terhadap kepentingan pihak asing, mendukung agenda pemberantasan korupsi, serta sosok negarawan yang mempersatukan seluruh elemen bangsa dan tidak memecah belah bangsa,” kata Salim Segaf.
Kemudian, PKS menyampaikan pandangannya terkait wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan jabatan Presiden. Berdasarkan hasil Sidang Musyawarah Majelis Syuro (MMS) VI, PKS menentang kedua wacana tersebut.
Baca Juga: Juventus Kalah dari Inter Milan, Begini Reaksi Allegri“Wacana itu tidak sesuai dengan ketentuan dalam UUD 1945. PKS meminta kepada seluruh elit politik dan pemimpin bangsa untuk taat dan patuh kepada konstitusi UUD 1945,” imbuh Salim Segaf.
PKS mendukung Judicial Review Presidential Threshold di Mahkamah Konstitusi. PKS memandang bahwa syarat Presidential Threshold 20% terlalu tinggi sehingga menghambat proses kemunculan lebih banyak calon alternatif kepemimpinan nasional.
Baca Juga: Legislator Fraksi PKB: RUU TPKS Harus Segera Disahkan(zhd)