Sejarah Pembangunan Masjid Pertama di Amerika Serikat
Muhajirin
Senin, 21 Februari 2022 - 13:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Sejarawan menyebut umat Islam sudah tiba di Amerika pada abad ke-13. Namun, ada pula yang berpendapat umat Islam sudah tiba lebih awal ketimbang Christopher Columbus, yang diperkirakan tiba pada abad ke-12.
Pertama kali menginjakkan kaki di negeri Paman Sam itu, umat Islam belum memiliki masjid. Mereka hanya menunaikan shalat 5 waktu di rumah masing-masing. Ada pula yang menyewa ruang publik yang dijadikan tempat shalat. Dari tempat itulah lahir komunitas muslim.
Ketika umat Islam mulai mengakar di Amerika, komunitas muslim membangun masjid di daerah Maine, North Dakota, Michigan, dan Indiana antara 1915 dan 1925.
Pada akhir abad ke-19, umat Islam mulai bermigrasi ke Amerika Serikat. Imigran muslim pertama datang dari Suriah-Lebanon ke Pantai Timur pada awal 1870-an. Lalu diikuti muslim Eropa dan dari anak benua India, yang datang ke Pantai Barat pada awal 1900-an.
Imigran Suriah (sekarang Lebanon, Yordania, dan Suriah) seringkali masih lajang, untuk mencari pekerjaan. Secara bertahap, umat Islam mulai menetap di kawasan industri seperti Fall River, Massachusetts; Chicago, Illinois; Toledo, Ohio; dan Dearborn, Michigan.
Mengutip laman pluralism, pada awal 1901, banyak imigran muslim Asia Selatan mulai datang ke Amerika, terutama dari India dan Pakistan. Mereka melakukan perjalanan menggunakan kapal dari India, masuk melalui pelabuhan Vancouver, Kanada dan bermigrasi ke selatan ke California untuk mendapatkan peluang bertani yang lebih baik.
Muslim Bosnia, masuk melalui pelabuhan timur, bermigrasi ke Chicago mulai 1906. Pada 1920-an, Muslim Amerika sangat beragam dan tersebar di seluruh Amerika Serikat, dengan orang Asia Selatan, Albania, Turki, Bosnia, serta orang-orang dari Suriah-Lebanon, tersebar di komunitas kecil di seluruh AS.
Pertama kali menginjakkan kaki di negeri Paman Sam itu, umat Islam belum memiliki masjid. Mereka hanya menunaikan shalat 5 waktu di rumah masing-masing. Ada pula yang menyewa ruang publik yang dijadikan tempat shalat. Dari tempat itulah lahir komunitas muslim.
Ketika umat Islam mulai mengakar di Amerika, komunitas muslim membangun masjid di daerah Maine, North Dakota, Michigan, dan Indiana antara 1915 dan 1925.
Pada akhir abad ke-19, umat Islam mulai bermigrasi ke Amerika Serikat. Imigran muslim pertama datang dari Suriah-Lebanon ke Pantai Timur pada awal 1870-an. Lalu diikuti muslim Eropa dan dari anak benua India, yang datang ke Pantai Barat pada awal 1900-an.
Imigran Suriah (sekarang Lebanon, Yordania, dan Suriah) seringkali masih lajang, untuk mencari pekerjaan. Secara bertahap, umat Islam mulai menetap di kawasan industri seperti Fall River, Massachusetts; Chicago, Illinois; Toledo, Ohio; dan Dearborn, Michigan.
Mengutip laman pluralism, pada awal 1901, banyak imigran muslim Asia Selatan mulai datang ke Amerika, terutama dari India dan Pakistan. Mereka melakukan perjalanan menggunakan kapal dari India, masuk melalui pelabuhan Vancouver, Kanada dan bermigrasi ke selatan ke California untuk mendapatkan peluang bertani yang lebih baik.
Muslim Bosnia, masuk melalui pelabuhan timur, bermigrasi ke Chicago mulai 1906. Pada 1920-an, Muslim Amerika sangat beragam dan tersebar di seluruh Amerika Serikat, dengan orang Asia Selatan, Albania, Turki, Bosnia, serta orang-orang dari Suriah-Lebanon, tersebar di komunitas kecil di seluruh AS.