Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home masjid detail berita

Sejarah Pembangunan Masjid Pertama di Amerika Serikat

Muhajirin Senin, 21 Februari 2022 - 13:30 WIB
Sejarah Pembangunan Masjid Pertama di Amerika Serikat
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Sejarawan menyebut umat Islam sudah tiba di Amerika pada abad ke-13. Namun, ada pula yang berpendapat umat Islam sudah tiba lebih awal ketimbang Christopher Columbus, yang diperkirakan tiba pada abad ke-12.

Pertama kali menginjakkan kaki di negeri Paman Sam itu, umat Islam belum memiliki masjid. Mereka hanya menunaikan shalat 5 waktu di rumah masing-masing. Ada pula yang menyewa ruang publik yang dijadikan tempat shalat. Dari tempat itulah lahir komunitas muslim.

Ketika umat Islam mulai mengakar di Amerika, komunitas muslim membangun masjid di daerah Maine, North Dakota, Michigan, dan Indiana antara 1915 dan 1925.

Pada akhir abad ke-19, umat Islam mulai bermigrasi ke Amerika Serikat. Imigran muslim pertama datang dari Suriah-Lebanon ke Pantai Timur pada awal 1870-an. Lalu diikuti muslim Eropa dan dari anak benua India, yang datang ke Pantai Barat pada awal 1900-an.

Imigran Suriah (sekarang Lebanon, Yordania, dan Suriah) seringkali masih lajang, untuk mencari pekerjaan. Secara bertahap, umat Islam mulai menetap di kawasan industri seperti Fall River, Massachusetts; Chicago, Illinois; Toledo, Ohio; dan Dearborn, Michigan.

Mengutip laman pluralism, pada awal 1901, banyak imigran muslim Asia Selatan mulai datang ke Amerika, terutama dari India dan Pakistan. Mereka melakukan perjalanan menggunakan kapal dari India, masuk melalui pelabuhan Vancouver, Kanada dan bermigrasi ke selatan ke California untuk mendapatkan peluang bertani yang lebih baik.

Muslim Bosnia, masuk melalui pelabuhan timur, bermigrasi ke Chicago mulai 1906. Pada 1920-an, Muslim Amerika sangat beragam dan tersebar di seluruh Amerika Serikat, dengan orang Asia Selatan, Albania, Turki, Bosnia, serta orang-orang dari Suriah-Lebanon, tersebar di komunitas kecil di seluruh AS.

Perjuangan Membangun Masjid

Banyak komunitas muslim pada era itu tidak memiliki cukup dana untuk mendirikan masjid. Mereka akhirnya berkumpul di rumah-rumah pribadi, menyewa aula, dan mendirikan organisasi sosial untuk melestarikan warisan etnis dan agama.

Shalat berjamaah pertama yang didokumentasikan Muslim di Amerika adalah di Ross, North Dakota, pada 1900. Pada 1920-an, komunitas kecil di seluruh Amerika Serikat berkumpul untuk shalat dan membentuk asosiasi Islam pertama.

Salah satu kelompok pertama yang dibentuk adalah organisasi amal Muslim, Red Crescent Society di Detroit, Michigan. Asosiasi awal Muslim lainnya termasuk Asia Selatan di Sacramento, Bosnia di Chicago, Turko-Tatar di New York, dan komunitas imigran kecil dari Suriah-Lebanon di Detroit, dan Cedar Rapids, Iowa.

Dampak Perang Dunia I, Undang-Undang Imigrasi tahun 1924, dan Depresi Hebat, imigrasi Muslim mulai melambat. Sementara ada peningkatan singkat dalam imigrasi antara dua Perang Dunia, undang-undang imigrasi yang bias rasial sangat membatasi pertumbuhan banyak komunitas Muslim awal.

Masjid Amerika pertama yang diketahui didirikan di Biddeford, Maine, pada 1915; di Ross, Dakota Utara, pada 1920; di Highland Park, Michigan, pada 1923; dan di Michigan City, Indiana, pada 1925.

Penurunan imigrasi dan peningkatan asimilasi akhirnya menyebabkan sebagian besar masjid ini ditutup. Pada 1934, bangunan yang sekarang dikenal sebagai "The Mother Mosque of America" didirikan oleh komunitas Suriah-Lebanon di Cedar Rapids, Iowa.

Masjid tersebut dibangun berdasarkan penggalangan dana yang dilakukan di seluruh Amerika seperti Chicago, Toledo, dan Detroit. Bangunan sederhana ini, terletak di jantung Amerika, adalah masjid tertua yang dibangun khusus dan masih digunakan sampai sekarang.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)