home global news

Heboh Isu Omicron Disebar Lewat Chemtrail Pesawat, BMKG: Hoaks

Senin, 21 Februari 2022 - 14:05 WIB
Ilustrasi Chemical Trail (Chemtrail). (Foto: Langit7.id/iStock)
Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video viral yang menyebut ada garis putih di langit sebagai Chemtrail (Chemical Trail). Asap tersebut diisukan menjadiupaya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron.

Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar alias hoaks. "Isu chemtrails itu hoaks. Hindari menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," tulis BMKG dalam akun Instagram resminya seperti dikutip Langit7, Senin (21/2/2022).

Baca juga:Kasus Harian Covid-19 Turun Siginifikan

Lantas bagaimana faktanya? BMKG mengatakan awan putih di langit yang baru-baru ini viral adalah Contrail atau Condensation Trail, bukan Chemtrail. Fenomena awan putih atau jejak putih berbentuk garis lurus yang sangat panjang terbentuk setelah pesawat melintas sesungguhnya sering terjadi di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Condensation trail terbentuk dari gas buang yang dihasilkan oleh mesin pesawat. Ketika mesin pesawat membakar bahan bakarnya maka akan menghasilkan gas buang berupa karbon dioksida dan uap air. Mirip asap knalpot kendaraan kita," bunyi penjelasan BMKG.

BMKG menjelaskan gas buang berupa uap air kemudian mengembun atau terkondensasi akibat suhu udara di luar pesawat yang sangat dingin. Umumnya, ketinggian jelajah pesawat terbang berada diatas 30000 kaki atau sekitar 10000 meter. Suhu udara pada ketinggian tersebut adalah -30 hingga -40 derajat Celcius.

Baca juga:Pemerintah Terus Mendorong Percepatan Vaksinasi Massal
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 bmkg hoaks omicron respon hoaks
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya