Psikolog: Olahraga Kardio Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 24 Februari 2022 - 09:39 WIB
Muslilmah yang melakukan senam zumba. Foto: LANGIT7/iStock
Olahraga kardio dapat menjadi salah satu senjata rahasia melawan penyakit kanker. Jenis olahraga ini memperkuat sistem kardiovaskular (pembuluh darah dan jantung juga paru-paru). Artinya, olahraga kardio ini akan meningkatkan detak jantung.
Global Burden of Cancer Study mencatat kasus dan kematian karena kanker di Indonesia meningkat hingga 8.8%, dengan kanker paru, kanker payudara dan kanker serviks sebagai tiga jenis kanker yang paling umum diderita oleh pasien.
Angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari angka kasus baru maupun kematian akibat kanker.
Baca juga: Pejuang Kanker Butuh Dukungan Emosional dan Mental dari Keluarga
Kegiatan dan latihan fisik seperti Zumba bukan hanya dapat membantu pasien untuk melawan gejala-gejala yang timbul, namun juga dapat memperbaiki kesejahteraan emosional pasien dan mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan yang lain, seperti misalnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes dan osteoporosis.
Psikolog Tri Iswandari menyebut peningkatan olahraga kardio bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan radiasi bisa menjadi faktor dalam peningkatan kualitas hidup.
"Olahraga kardio bekerja melibatkan dua sistem yang berjalan bersama satu sama lain pada pasien kanker, yaitu jantung dan sistem peredaran darah serta sistem pernapasan” jelas Tri Iswandari dalam keterangan resmi yang dikutip Langit7, Kamis (24/2/2022).
Global Burden of Cancer Study mencatat kasus dan kematian karena kanker di Indonesia meningkat hingga 8.8%, dengan kanker paru, kanker payudara dan kanker serviks sebagai tiga jenis kanker yang paling umum diderita oleh pasien.
Angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari angka kasus baru maupun kematian akibat kanker.
Baca juga: Pejuang Kanker Butuh Dukungan Emosional dan Mental dari Keluarga
Kegiatan dan latihan fisik seperti Zumba bukan hanya dapat membantu pasien untuk melawan gejala-gejala yang timbul, namun juga dapat memperbaiki kesejahteraan emosional pasien dan mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan yang lain, seperti misalnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes dan osteoporosis.
Psikolog Tri Iswandari menyebut peningkatan olahraga kardio bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan radiasi bisa menjadi faktor dalam peningkatan kualitas hidup.
"Olahraga kardio bekerja melibatkan dua sistem yang berjalan bersama satu sama lain pada pasien kanker, yaitu jantung dan sistem peredaran darah serta sistem pernapasan” jelas Tri Iswandari dalam keterangan resmi yang dikutip Langit7, Kamis (24/2/2022).