55 Tahun Dewan Dakwah Berperan Membina Dai dan Masyarakat
Fajar adhitya
Jum'at, 25 Februari 2022 - 16:15 WIB
Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah (kedua dari kanan) membuka kegiatan Rakornas Dewan Dakwah di Padang, Sumatera Barat. Foto: Istimewa.
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) akan genap berusia 55 tahun pada Sabtu, 26 Februari 2022. Kementerian Agama mengucapkan selamat dan mengapresiasi kiprah Dewan Dakwah dalam pembinaan dai dan masyarakat.
“Saya mengucapkan syukur dan selamat Milad 55 tahun Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada tanggal 26 Februari 2022. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia berdiri pada 26 Februari 1967 di Jakarta,” kata Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Fuad Nasar di Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Fuad menyampaikan, perkumpulan dan organisasi dakwah seperti DDII memegang peran yang strategis untuk mengedukasi para dai dan membina masyarakat dengan dakwah yang bertolak dari niat ikhlas dan berbenteng di hati umat. Hal itu sesuai dengan gagasan besar pendiri Dewan Dakwah Mohammad Natsir.
Baca Juga:Pesan Ustaz Syuhada Bahri: Selamatkan Indonesia dengan Dakwah
Pendiri dan pembangun Dewan Dakwah terdiri dari ulama pejuang, negarawan dan tokoh masyarakat muslim yang matang dalam perjuangan dan berpandangan jauh ke depan dengan komitmen keislaman dan keindonesiaan. Program-program dakwah, sosial, ekonomi dan pendidikan yang digarap oleh Dewan Dakwah adalah dalam rangka mengisi dan memperkuat misi agama Islam itu sendiri sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Menurut Fuad, segenap jajaran Dewan Dakwah perlu merevitalisasi dan mereaktualisasi gagasan-gagasan besar para pendiri dan pendahulu organisasinya sebagai energi intelektual dalam menghadapi realitas masa kini dan masa depan.
Khittah Dewan Dakwah ialah “Dakwah Ilallah,” sebuah istilah yang sering disampaikan oleh allahu yarham Mohammad Natsir (1908 – 1993) semasa hidupnya. Dakwah dalam arti menyeru, mengajak, dan memanggil manusia kepada jalan Allah, kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dakwah Ilallah itu mempunyai makna yang inklusif dan universal.
“Saya mengucapkan syukur dan selamat Milad 55 tahun Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada tanggal 26 Februari 2022. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia berdiri pada 26 Februari 1967 di Jakarta,” kata Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Fuad Nasar di Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Fuad menyampaikan, perkumpulan dan organisasi dakwah seperti DDII memegang peran yang strategis untuk mengedukasi para dai dan membina masyarakat dengan dakwah yang bertolak dari niat ikhlas dan berbenteng di hati umat. Hal itu sesuai dengan gagasan besar pendiri Dewan Dakwah Mohammad Natsir.
Baca Juga:Pesan Ustaz Syuhada Bahri: Selamatkan Indonesia dengan Dakwah
Pendiri dan pembangun Dewan Dakwah terdiri dari ulama pejuang, negarawan dan tokoh masyarakat muslim yang matang dalam perjuangan dan berpandangan jauh ke depan dengan komitmen keislaman dan keindonesiaan. Program-program dakwah, sosial, ekonomi dan pendidikan yang digarap oleh Dewan Dakwah adalah dalam rangka mengisi dan memperkuat misi agama Islam itu sendiri sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Menurut Fuad, segenap jajaran Dewan Dakwah perlu merevitalisasi dan mereaktualisasi gagasan-gagasan besar para pendiri dan pendahulu organisasinya sebagai energi intelektual dalam menghadapi realitas masa kini dan masa depan.
Khittah Dewan Dakwah ialah “Dakwah Ilallah,” sebuah istilah yang sering disampaikan oleh allahu yarham Mohammad Natsir (1908 – 1993) semasa hidupnya. Dakwah dalam arti menyeru, mengajak, dan memanggil manusia kepada jalan Allah, kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dakwah Ilallah itu mempunyai makna yang inklusif dan universal.