home edukasi & pesantren

Suara Adzan Harus Bersahabat di Telinga Masyarakat

Jum'at, 25 Februari 2022 - 20:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Dosen Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Situbondo, Ustadz Imam Nakha'i, menilai, kumandang adzan yang berasal dari pengeras suara harus bersahabat di telinga masyarakat.

Imam mengaku risih dengan masjid yang kerap menyetel volume pengeras suara melebihi batas maksimal. Ia ingin semua suara yang keluar dari masjid bisa menenangkan jiwa, bukan malah berisi kebencian pada kelompok yang dianggap ahli maksiat.

Menurut dia, umat Islam harus muhasabah dari beberapa peristiwa penyerangan kepada tokoh agama maupun rumah ibadah yang pernah terjadi dahulu.

Baca juga: Tuai Kontroversi, Ustadz Asroni: Jangan Sampai Lupa Keutamaan Adzan

"Apakah rumah ibadah kita sudah ramah lingkungan dan mendamaikan serta memberikan penghargaan?" kata Imam, dikutip dari laman resmi Ma'had Aly Situbondo, Jumat (25/2/2022).

Imam menyitir Surah Al-Isra ayat 110 sebagai landasan argumen suara yang terlalu nyaring dilarang walau di dalam ibadah sekalipun. Ayat tersebut berbunyi:

قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ أَيًّا مَّا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
adzan ekosistem masjid keutamaan adzan suara adzan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya