Sandiaga Uno: Dewan Dakwah Harus Tangkap Peluang Ekonomi Kreatif
Redaksi
Ahad, 27 Februari 2022 - 07:05 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: Istimewa.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, banyak sekali peluang ekonomi kreatif yang akan membantu kebangkitan ekonomi umat. Hal itu disampaikan Sandiaga dalam seminar "Pemberdayaan Ekonomi Umat" pada Rakornas Dewan Dakwah di Padang Sumatera Barat, akhir pekan ini.
"Dewan Dakwah harus mampu menangkap peluang ini dengan cepat agar Dewan Dakwah mampu mandiri dan menjadi pelopor pemberdayaan ekonomi umat," katanya.
Sejalan dengan pernyataan Ketua Umum Pemuda Dewan Dakwah, Dede R Misbahul Alam, bahwa pemuda harus menjadi pionir sebagai generasi muda untuk memulai masuk dan menguasai peluang-peluang ekonomi umat yang terbuka di depan mata saat ini.
Baca Juga:Ketum Dewan Dakwah Ingatkan Kembali Dua Warisan Mohammad Natsir
Hal sama disampaikan Sandi agar pemuda terus berusaha secara kreatif dan inovatif di era serba digital saat ini. "Pemuda yang akrab dengan dunia internet di era disrupsi saat ini dapat lebih mampu dan cepat menangkap peluang itu," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Dr Adian Husaini mengungkapkan dua warisan penting Mohammad Natsir untuk para kader dakwah. Hal ini disampaikan Adian saat memberi sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/02/22).
Pertama, warisan intelektual. Sudah 74 karya tulis yang Buya Natsir sumbangkan. Jumlah itu tercatat oleh keluarganya.
"Dewan Dakwah harus mampu menangkap peluang ini dengan cepat agar Dewan Dakwah mampu mandiri dan menjadi pelopor pemberdayaan ekonomi umat," katanya.
Sejalan dengan pernyataan Ketua Umum Pemuda Dewan Dakwah, Dede R Misbahul Alam, bahwa pemuda harus menjadi pionir sebagai generasi muda untuk memulai masuk dan menguasai peluang-peluang ekonomi umat yang terbuka di depan mata saat ini.
Baca Juga:Ketum Dewan Dakwah Ingatkan Kembali Dua Warisan Mohammad Natsir
Hal sama disampaikan Sandi agar pemuda terus berusaha secara kreatif dan inovatif di era serba digital saat ini. "Pemuda yang akrab dengan dunia internet di era disrupsi saat ini dapat lebih mampu dan cepat menangkap peluang itu," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Dr Adian Husaini mengungkapkan dua warisan penting Mohammad Natsir untuk para kader dakwah. Hal ini disampaikan Adian saat memberi sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/02/22).
Pertama, warisan intelektual. Sudah 74 karya tulis yang Buya Natsir sumbangkan. Jumlah itu tercatat oleh keluarganya.