home global news

Wapres Ajak Umat Islam Jadi Generasi Muttaqin yang Selalu Jaga Shalat

Selasa, 01 Maret 2022 - 14:35 WIB
Wakil Presiden KH Maruf Amin (Dok Setwapres)
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin menyebut esensi utama Isra’ Mi’raj adalah terkait shalat lima waktu. Dia menegaskan bahwa shalat adalah ibadah yang paling utama.

Dia menjelaskan, perintah utama yang diterima Nabi Muhammad SAW secara langsung dari Allah Ta'ala adalah shalat lima waktu. Itu merupakan kewajiban yang menjadi tiang agama. Bukan cuma itu, shalat juga membawa ketenangan hati dan kelapangdadaan. Bahkan, banyak orang mencari ketenangan hati dengan banyak mengeluarkan biaya.

"Padahal untuk mencari ketenangan banyak orang yang harus mengeluarkan banyak biaya untuk mencari tempat-tempat yang dianggapnya bisa membawa ketenangan. Bahkan, tidak sedikit orang yang terpaksa mengonsumsi obat-obatan untuk mencari ketenangan," kata Ma'ruf Amin dalam peringatan Isra Mi'raj tingkat kenegaraan yang diadakan Kementerian Agama RI secara virtual, Senin (28/2/2022) malam.

Baca Juga:Peringatan Isra Miraj Kemenag, Buya Arrazy Ingatkan Ulama dan Umara

Shalat merupakan tiang agama, orang yang mendirikan shalat dianggap sebagai penegak agama. Sementara, orang yang meninggalkan shalat dianggap merusak agama. Shalat merupakan ibadah yang pertama kali akan dihisab di hari kiamat kelak.

"Apabila shalatnya dianggap baik, maka amal yang lain berpotensi akan lolos. Sebaliknya, jika shalatnya dianggap kurang baik, maka amal baik yang lain sangat berpotensi untuk tidak lolos," ucap Ma'ruf Amin.

Selain menjadi kantong pahala di akhirat kelak, maka shalat juga berdampak positif bagi manusia di dunia. Sudah menjadi aturan Allah Ta'ala, semua amal yang shaleh, baik yang berkaitan dengan ibadah maupun amalan kemasyarakatan lain yang ijtima’iyyah, yakni memperoleh balasan di akhirat dan juga memperoleh balasan di dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wapres kh ma'ruf amin isra mi'raj kemenag keutamaan shalat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya