Persis Dorong Indonesia Inisiasi Perdamaian Perang Rusia-Ukraina
Redaksi
Ahad, 06 Maret 2022 - 08:05 WIB
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Waketum PP Persis) KH Jeje Zaenudin. Foto: Istimewa.
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Waketum PP Persis) KH Jeje Zaenudin memahami Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan non blok. Artinya Indonesia tidak berpihak kepada blok Barat maupun blok Timur dalam pusaran konflik.
“Namun sebagai amanat konstitusi, Indonesia anti penjajahan dan mendorong terciptanya perdamaian dunia,” kata kiai Jeje dalam keterangan yang diterima redaksi, Ahad (6/3/2022).
Maka sudah seharusnya Indonesia ikut berpihak kepada upaya terciptanya perdamaian dan menghendaki dihentikannya peperangan Rusia-Ukraina.
Baca Juga:Rusia Dihukum tapi Israel Tidak Disanksi, FIFA Tuai Kritik
Ketua MUI Pusat ini berpandangan, perang Rusia-Ukraina merupakan bentuk kegagalan kompromi dari tarik menarik kepentingan berbagai pihak.
Dalam hal ini kepentingan nasional Rusia di satu sisi dan kepentingan negara-negara anggota NATO. Terutama kepentingan negara Ukraina itu sendiri yang menginginkan menjadi anggota NATO.
“Namun sebagai amanat konstitusi, Indonesia anti penjajahan dan mendorong terciptanya perdamaian dunia,” kata kiai Jeje dalam keterangan yang diterima redaksi, Ahad (6/3/2022).
Maka sudah seharusnya Indonesia ikut berpihak kepada upaya terciptanya perdamaian dan menghendaki dihentikannya peperangan Rusia-Ukraina.
Baca Juga:Rusia Dihukum tapi Israel Tidak Disanksi, FIFA Tuai Kritik
Ketua MUI Pusat ini berpandangan, perang Rusia-Ukraina merupakan bentuk kegagalan kompromi dari tarik menarik kepentingan berbagai pihak.
Dalam hal ini kepentingan nasional Rusia di satu sisi dan kepentingan negara-negara anggota NATO. Terutama kepentingan negara Ukraina itu sendiri yang menginginkan menjadi anggota NATO.