Kemenkes: Cakupan Vaksinasi Dosis Kedua Capai 70,38 Persen
Hasanah syakim
Ahad, 06 Maret 2022 - 21:59 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Program vaksinasi dosis dua di Indonesia telah mencapai 70,38 persen atau 146.577.204 dosis dari target sasaran 208.265.720 penduduk. Vaksinasi menjadi salah satu strategi kunci dalam menekan kasus Covid-19 di Indonesia.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi nasional terus dilakukan. Menurutnya tak hanya cakupan vaksinasi yang sudah mencapai level tinggi, pasien rumah sakit secara nasional turun di level 31 persen dari sebelumnya di level 32 persen.
Baca juga:Libur Panjang Menjadi Pemicu Kenaikan Kasus Covid-19 Varian Omicron
“Tapi, perjalanan kita belum selesai sampai di sini. Target kita untuk dapat mencapai 70% dari total populasi Indonesia, ditambah dengan vaksinasi booster yang saat ini juga sudah dibuka untuk umum dan bisa dilakukan setelah 3 bulan sejak vaksinasi primer dosis 1 dan 2,” ujar Nadia dalam rilis yang diterima Langit7 dikutip Minggu (6/3/2022).
Menurutnya, capaian vaksinasi dosis 2 tersebut menjadi penting dalam usaha penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Indonesia. “Efektivitas vaksinasi Covid-19 masih tinggi untuk mencegah pasien bergejala berat hingga kematian akibat COVID-19. Sejak 21 Januari-26 Februari 2022 dari 5.013 pasien Covid-19 yang meninggal, masih didominasi pasien yang belum lengkap vaksinasinya,” ungkap Nadia.
Selain itu, vaksinasi juga sangat diperlukan bagi kelompok lansia, komorbid, dan anak-anak yang terhitung rentan bergejala berat saat terinfeksi Covid-19. Nadia mengatakan, Indikator penanganan Covid-19 lainnya yang terus membaik adalah menurunnya kasus konfirmasi harian yang hari ini menjadi 26.347, turun di level 37.259. “Angka kasus aktif juga turun sebesar 14.443 menjadi 517.253 setelah kemarin berada di 531.696,” katanya.
Baca juga: Pemerintah Tambah Jenis Regimen Vaksin untuk Booster
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi nasional terus dilakukan. Menurutnya tak hanya cakupan vaksinasi yang sudah mencapai level tinggi, pasien rumah sakit secara nasional turun di level 31 persen dari sebelumnya di level 32 persen.
Baca juga:Libur Panjang Menjadi Pemicu Kenaikan Kasus Covid-19 Varian Omicron
“Tapi, perjalanan kita belum selesai sampai di sini. Target kita untuk dapat mencapai 70% dari total populasi Indonesia, ditambah dengan vaksinasi booster yang saat ini juga sudah dibuka untuk umum dan bisa dilakukan setelah 3 bulan sejak vaksinasi primer dosis 1 dan 2,” ujar Nadia dalam rilis yang diterima Langit7 dikutip Minggu (6/3/2022).
Menurutnya, capaian vaksinasi dosis 2 tersebut menjadi penting dalam usaha penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Indonesia. “Efektivitas vaksinasi Covid-19 masih tinggi untuk mencegah pasien bergejala berat hingga kematian akibat COVID-19. Sejak 21 Januari-26 Februari 2022 dari 5.013 pasien Covid-19 yang meninggal, masih didominasi pasien yang belum lengkap vaksinasinya,” ungkap Nadia.
Selain itu, vaksinasi juga sangat diperlukan bagi kelompok lansia, komorbid, dan anak-anak yang terhitung rentan bergejala berat saat terinfeksi Covid-19. Nadia mengatakan, Indikator penanganan Covid-19 lainnya yang terus membaik adalah menurunnya kasus konfirmasi harian yang hari ini menjadi 26.347, turun di level 37.259. “Angka kasus aktif juga turun sebesar 14.443 menjadi 517.253 setelah kemarin berada di 531.696,” katanya.
Baca juga: Pemerintah Tambah Jenis Regimen Vaksin untuk Booster