Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kementerian Kesehatan Budi Sylvana menyatakan bahwa Kemenkes mencatat baru ada sekitar 76 persen calon jemaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini, dan sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.
Program vaksinasi dosis dua di Indonesia telah mencapai 70,38 persen atau 146.577.204 dosis dari target sasaran 208.265.720 penduduk. Vaksinasi menjadi salah satu strategi kunci dalam menekan kasus Covid-19 di Indonesia.
Pemerintah resmi menambahkan regimen vaksin booster Sinopharm untuk masyarakat Indonesia. Dengan penampbahan ini, total ada 6 jenis regimen vaksin booster, yakni Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen (J&J), dan Sinopharm.
Menko Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginformasikan jika pemerintah akan memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen tiap daerah mulai minggu depan.
Selain mengumumkan data terkini penerima vaksin dosis pertama, kedua dan ketiga, Kemenkes juga merilis target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 jiwa.
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima suntikan vaksin dosis lengkap, hingga Minggu, pukul 12.00 WIB, mencapai 140,30 juta jiwa, bertambah 354.959 orang.
Total vaksinasi untuk dosis ketiga per Rabu (16/2/2022) bertambah 227.763 jiwa menjadi 7.505.145 orang. Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.
vaksinasi penguat akan diprioritaskan untuk usia di atas 18 tahun ke atas dan dilaksanakan di kabupaten/kota dengan kriteria capaian vaksinasi dosis pertama 70 persen dan dosis kedua 60 persen.