home masjid

Keutamaan Luar Biasa Sayidul Istigfar yang Dibaca Pagi Petang

Selasa, 27 Juli 2021 - 16:05 WIB
Ilustrasi berdoa. (Foto: Istimewa).
Doa sayidul istighfar merupakan salah satu dzikir yang dianjurkan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Bacaan ini disunnahkan dilafalkan setiap pagi dan petang.

وعن شَدَّادِ بْنِ أَوسٍ - رضي الله عنه - ، عن النبيّ - صلى الله عليه وسلم - ، قال : (( سَيِّدُ الاسْتِغْفَارِ أَنْ يَقُولَ العَبْدُ : اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إلهَ إلاَّ أنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ ، وأبُوءُ بِذَنْبِي ، فَاغْفِرْ لِي ، فَإنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ أنْتَ . مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِناً بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِي ، فَهُوَ مِنْ أهْلِ الجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ ، وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا ، فَمَاتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ ، فَهُوَ مِنْ أهْلِ الجَنَّةِ

(Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta.)

Dari Syadad bin Aus bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sayidul Istighfar adalah seorang hamba berdoa: "Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Rabb-ku, Tiada Ilah kecuali Engkau, Engkau telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu, aku akan berusaha memenuhi janji-janjiku kepada-Mu sekuat tenagaku, aku berlindung kepada-Mu dari apa perbuatan jelekku, aku mengakui akan nikmat-Mu yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui juga atas dosa yang pernah aku perbuat, maka ampunilah diriku, sesungguhnya tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau ya Allah." Barang siapa yang mengucapkan doa ini (yaitu doa sayidul istihgfar) pada siang hari dengan menyakini isinya, kemudian mati pada hari itu, sebelum datang waktu sore, niscaya dia termasuk ahli syurga. Dan barang siapa yang membacanya pada malam hari dengan menyakini isinya, kemudian dia mati sebelum datangnya pagi, niscaya dia termasuk ahli syurga." (HR Bukhari).

Adapun kandungan dan pelajaran dari doa sayidul istighfar di atas menurut pendiri Pusat Kajian Fikih (Puskafi), al-Ustaz Dr. Zain An-Najah adalah sebagai berikut. Pertama, Tauhid Rububiyah:

اللهُمَّ أَنْتَ رَبِّي

"Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Rabb-ku."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
amalan sunnah rasulullah saw dzikir pagi petang sayidul istigfar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya