Ayat Perintah Shalawat pada Nabi Turun di Bulan Sya’ban
Muhajirin
Senin, 07 Maret 2022 - 11:15 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Habib Fahmi bin Hamid Assegaf mengungkapkan, Sya’ban merupakan salah satu bulan mulia yang memiliki banyak keistimewaan. Ayat tentang perintah shalawat kepada Rasulullah SAW turun pada bulan ini.
“Ayat tentang perintah shalawat itu turun pada Bulan Sya’ban,” kata Habib Fahmi melalui Al Ifadah TV, dikutip Senin (7/3/2022).
Ayat tersebut termaktub dalam Surah Al-Ahzab ayat 56. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang Beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Baca juga: Kisah Dhab, Kadal Gurun yang Beriman kepada Rasulullah
Allah Ta’ala memuliakan Nabi Muhammad SAW melebihi nabi dan rasul lain. Ketika Allah memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam, apakah Dia ikut sujud? Tentu tidak.
“Namun, ketika Allah memerintahkan para malaikat dan umat manusia untuk bershalawat, hal yang pertama disampaikan dalam ayat perintah itu adalah ‘Sesungguhnya Allah bershalawat kepada Nabi’,” kata Habib Fahmi.
Selain itu, para malaikat diperintahkan sujud kepada Nabi Adam hanya sekali saja. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 34, Allah menggunakan fi’il madhi yakni fasjudu (dulu pernah malaikat sujud).
“Ayat tentang perintah shalawat itu turun pada Bulan Sya’ban,” kata Habib Fahmi melalui Al Ifadah TV, dikutip Senin (7/3/2022).
Ayat tersebut termaktub dalam Surah Al-Ahzab ayat 56. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang Beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Baca juga: Kisah Dhab, Kadal Gurun yang Beriman kepada Rasulullah
Allah Ta’ala memuliakan Nabi Muhammad SAW melebihi nabi dan rasul lain. Ketika Allah memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam, apakah Dia ikut sujud? Tentu tidak.
“Namun, ketika Allah memerintahkan para malaikat dan umat manusia untuk bershalawat, hal yang pertama disampaikan dalam ayat perintah itu adalah ‘Sesungguhnya Allah bershalawat kepada Nabi’,” kata Habib Fahmi.
Selain itu, para malaikat diperintahkan sujud kepada Nabi Adam hanya sekali saja. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 34, Allah menggunakan fi’il madhi yakni fasjudu (dulu pernah malaikat sujud).