Kenali Sifat Bosan, Agar Optimal Dampingi Anak Belajar di Rumah
Muhajirin
Selasa, 27 Juli 2021 - 17:15 WIB
Kebosanan sering melanda anak saat belajar daring (foto: langit7.id/istock)
Ketua Yayasan Anak Teladan, Abu Salma Muhammad, mengatakan, orang tua harus memahami bahwa semua anak bisa bosan dalam belajar. Maka sangat penting untuk mengenali jenis-jenis kebosanan pada anak agar bisa ditanggulangi dengan baik.
Bosan itu tabiat manusia dan semua manusia bisa merasakan bosan. Bosan itu adalah keadaan yang monoton atau berulang sehingga menimbulkan keadaan yang tidak menyenangkan, penat, lelah dan tidak bahagia.
Abu Salma menjelaskan, ada empat penyebab rasa bosan yakni ketika kita tidak tertarik dengan suatu kegiatan, ketika kita merasa kesulitan untuk bisa fokus pada suatu kegiatan, ketika kita merasa tidak senang dengan suatu kegiatan yang biasanya karena dipaksa, atau ketika pikiran dan perasaan lelah dengan rutinitas yang berulang.
“Orang tua juga harus mengerti tentang konsep kebosanan. Orang tua seringkali kurang berempati dengan anak. Orang tua banyak menuntut-anak, meskipun mereka bosan. Padahal kita harus paham, kalau kita bisa bosan, apalagi anak-anak kita,” kata Abu Salam dalam diskusi daring melalui channel Youtube Rumaysho TV, dikutip Selasa (27/7/2021).
Macam-macam Bosan
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, ada lima jenis perasaan bosan yang sudah dikenali. Pertama, kebosanan indifference atau acuh tak acuh. Pada kebosanan ini, orang merasakan kebosanan yang menyenangkan dari menarik diri dari hal-hal di luar dirinya.Kebosanan indifference dapat terjadi contohnya saat memancing dan menunggu ikan mengambil umpan pancingan kita.
Bosan itu tabiat manusia dan semua manusia bisa merasakan bosan. Bosan itu adalah keadaan yang monoton atau berulang sehingga menimbulkan keadaan yang tidak menyenangkan, penat, lelah dan tidak bahagia.
Abu Salma menjelaskan, ada empat penyebab rasa bosan yakni ketika kita tidak tertarik dengan suatu kegiatan, ketika kita merasa kesulitan untuk bisa fokus pada suatu kegiatan, ketika kita merasa tidak senang dengan suatu kegiatan yang biasanya karena dipaksa, atau ketika pikiran dan perasaan lelah dengan rutinitas yang berulang.
“Orang tua juga harus mengerti tentang konsep kebosanan. Orang tua seringkali kurang berempati dengan anak. Orang tua banyak menuntut-anak, meskipun mereka bosan. Padahal kita harus paham, kalau kita bisa bosan, apalagi anak-anak kita,” kata Abu Salam dalam diskusi daring melalui channel Youtube Rumaysho TV, dikutip Selasa (27/7/2021).
Macam-macam Bosan
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, ada lima jenis perasaan bosan yang sudah dikenali. Pertama, kebosanan indifference atau acuh tak acuh. Pada kebosanan ini, orang merasakan kebosanan yang menyenangkan dari menarik diri dari hal-hal di luar dirinya.Kebosanan indifference dapat terjadi contohnya saat memancing dan menunggu ikan mengambil umpan pancingan kita.