Kampanye #ItsNotOk, Lawan Pelecehan Lewat SMS dan Telepon
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 09 Maret 2022 - 20:27 WIB
Kampanye #ItsNotOk bentuk melawan pelecehan melalui SMS dan telepon. Foto: iStock
Sulit dibayangkan untuk bisa hidup tanpa adanya ruang digital saat ini. Teknologi dan inovasi, disertai dengan pergerakan dunia menuju inisiatif digital first, membuatnya lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, peningkatan digitalisasi juga berdampak pada lonjakan kasus kekerasan kepada perempuan di ranah online.
Berdasarkan Catatan Tahunan 2022 dari Komnas Perempuan, kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021, tercatat lebih dari 50% peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Lawan Pelecehan dan Diskriminasi di Perusahaan, Karyawan Ini Dipecat Apple
Aplikasi pelacak nomor ponsel, Trucaller melihat perempuan dan keamanan pribadi menjadi hal yang penting dengan meluncurkan kampanye #itsnotok - CallItout. Inisiatif ini mendorong para perempuan untuk bersuara dan melawan pelecehan seksual yang kerap mengancam mereka melalui telepon atau SMS.
CEO dan Co-Founder Truecaller, Alan Mamedi mengatakan Truecaller menentang semua bentuk pelecehan terhadap perempuan, termasuk pelecehan online. Mayoritas panggilan dan pesan tidak diinginkan mengandung pelecehan seksual atau penipuan, dan berasal dari nomor tidak dikenal.
"Aplikasi kami membantu mengidentifikasi siapa yang mencoba menghubungi Anda dan dengan bantuan komunitas, juga membantu mencari tahu tujuan mereka menghubungi Anda. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi semua pengguna Truecaller dari ancaman spam, penipuan, dan pelecehan melalui telepon dan SMS," tambah Alan dalam keterangan yang dikutip Rabu (9/3/2022).
Sayangnya, peningkatan digitalisasi juga berdampak pada lonjakan kasus kekerasan kepada perempuan di ranah online.
Berdasarkan Catatan Tahunan 2022 dari Komnas Perempuan, kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021, tercatat lebih dari 50% peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Lawan Pelecehan dan Diskriminasi di Perusahaan, Karyawan Ini Dipecat Apple
Aplikasi pelacak nomor ponsel, Trucaller melihat perempuan dan keamanan pribadi menjadi hal yang penting dengan meluncurkan kampanye #itsnotok - CallItout. Inisiatif ini mendorong para perempuan untuk bersuara dan melawan pelecehan seksual yang kerap mengancam mereka melalui telepon atau SMS.
CEO dan Co-Founder Truecaller, Alan Mamedi mengatakan Truecaller menentang semua bentuk pelecehan terhadap perempuan, termasuk pelecehan online. Mayoritas panggilan dan pesan tidak diinginkan mengandung pelecehan seksual atau penipuan, dan berasal dari nomor tidak dikenal.
"Aplikasi kami membantu mengidentifikasi siapa yang mencoba menghubungi Anda dan dengan bantuan komunitas, juga membantu mencari tahu tujuan mereka menghubungi Anda. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi semua pengguna Truecaller dari ancaman spam, penipuan, dan pelecehan melalui telepon dan SMS," tambah Alan dalam keterangan yang dikutip Rabu (9/3/2022).