LANGIT7.ID - , Jakarta - Sulit dibayangkan untuk bisa hidup tanpa adanya ruang digital saat ini. Teknologi dan inovasi, disertai dengan pergerakan dunia menuju inisiatif digital first, membuatnya lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, peningkatan digitalisasi juga berdampak pada lonjakan kasus kekerasan kepada perempuan di ranah online.
Berdasarkan Catatan Tahunan 2022 dari Komnas Perempuan, kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021, tercatat lebih dari 50% peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Lawan Pelecehan dan Diskriminasi di Perusahaan, Karyawan Ini Dipecat AppleAplikasi pelacak nomor ponsel, Trucaller melihat perempuan dan keamanan pribadi menjadi hal yang penting dengan meluncurkan kampanye #itsnotok - CallItout. Inisiatif ini mendorong para perempuan untuk bersuara dan melawan pelecehan seksual yang kerap mengancam mereka melalui telepon atau SMS.
CEO dan Co-Founder Truecaller, Alan Mamedi mengatakan Truecaller menentang semua bentuk pelecehan terhadap perempuan, termasuk pelecehan online. Mayoritas panggilan dan pesan tidak diinginkan mengandung pelecehan seksual atau penipuan, dan berasal dari nomor tidak dikenal.
"Aplikasi kami membantu mengidentifikasi siapa yang mencoba menghubungi Anda dan dengan bantuan komunitas, juga membantu mencari tahu tujuan mereka menghubungi Anda. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi semua pengguna Truecaller dari ancaman
spam, penipuan, dan pelecehan melalui telepon dan SMS," tambah Alan dalam keterangan yang dikutip Rabu (9/3/2022).
Kampanye #itsnotok oleh TrueCaller bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pelecehan terhadap perempuan yang terjadi melalui telepon dan melindungi perempuan dari komunikasi tidak diinginkan.
"Kami mendorong perempuan di Indonesia untuk mengambil langkah, memblokir, dan melaporkan nomor-nomor yang melakukan pelecehan sehingga dapat melindungi komunitas yang lebih luas." tambah Alan.
Baca juga: Surat Terbuka MS, Korban Pelecehan Seksual di KPI untuk NetizenSaat ini, jumlah populasi perempuan di Indonesia telah mencapai hampir dari 50% dari total populasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memulai perubahan dan mengambil tindakan terhadap isu ini.
"Dengan niat yang sama, kami meluncurkan kampanye #ItsNotOk – CallItOut untuk mendorong perempuan berani bersuara dan mengambil tindakan untuk melawan segala bentuk pelecehan," pungkasnya.
(est)