home edukasi & pesantren

Falsafah Pendidikan Ki Hajar: Memanusiakan Manusia, Selamat dan Bahagia

Rabu, 09 Maret 2022 - 21:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Dosen filsafat Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Fahruddin Faiz, menjelaskan tiga hal penting mengenai falsafah pendidikan.

Falsafah pendidikan tersebut didasari oleh pemikiran Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh pendidikan dan pahlawan Nasional. Bagi Faiz, pendidikan bukan sekadar datang ke kelas dan mengisi otak dengan pengetahuan.

Pendidikan harus menciptakan kemaslahatan, baik kemaslahatan untuk diri sendiri, untuk bangsa, dan alam semesta. Hal itu penting diperhatikan agar para siswa bisa mencapai puncak kebahagiaan dunia dan akhirat.

Hakikat Pendidikan

Ki Hadjar mendefinisikan pendidikan sebagai tuntunan. Faiz menjelaskan, pendidikan itu menuntun. Itu membantah anggapan banyak orang bahwa pendidikan berarti mengisi. Pendidikan ibarat menuntun anak kecil yang tengah belajar berjalan.

Anak kecil sudah memiliki potensi untuk belajar. Orang tua hanya menuntun agar si anak bisa tegak, melangkah sendiri, dan tidak jatuh. Bukan orang tua yang membuat anak berjalan, sebab si anak sebenarnya sudah memiliki potensi dan kemampuan untuk berjalan.

Baca juga: Cara Aplikatif Agar Filsafat tak Bertentangan dengan Agama
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
filsafat pendidikan ngaji filsafat fahruddin faiz ki hajar dewantara pendidikan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya