home global news

UEA Serukan Kenaikan Produksi, Harga Minyak Langsung Anjlok

Kamis, 10 Maret 2022 - 12:05 WIB
Ilustrasi pengeboran minyak di tengah laut. Foto: Langit7.id/iStock
Harga minyak global pada akhir perdagangan, Kamis (10/3/2022), mencatat penurunan terbesar sejak awal pandemi hampir dua tahun lalu. Hal itu terjadi setelah Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan anggota OPEC akan mendukung peningkatan produksi ke pasar yang kacau karena gangguan pasokan sebagai dampak penerapan sanksi ke Rusia setelah menginvasi Ukraina.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei anjlok lebih dari 17 persenatau merosot 16,84 dolar AS atau 13,2 persen, menjadi menetap di 111,14 dolar AS per barel. Penurunan satu hari terburuk sejak 21 April 2020.

Baca Juga:Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Pertamina Pastikan Pertalite Stabil

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Maret terpangkas 15,44 dolar AS atau 12,5 persen. Ditutup pada 108,70 dolar AS per barel atau menjadi yang terburuk sejak November tahun lalu.

"Kami mendukung peningkatan produksi dan akan mendorong OPEC untuk mempertimbangkan tingkat produksi yang lebih tinggi," kata Duta Besar Yousuf Al Otaiba dalam sebuah pernyataan yang dicuit oleh Kedutaan Besar UEA di Washington.

"Itu bukan apa-apa. Mereka mungkin dapat membawa sekitar 800.000 barel ke pasar dengan sangat cepat, bahkan segera, membawa kita sepertujuh jalan ke sana dalam menggantikan pasokan Rusia," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho.

Baca Juga:BBM Resmi Naik di Sejumlah Wilayah, Ini Harga Terbaru Maret 2022
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
minyak dunia uea amerika serikat rusia opec
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya