Keutamaan Niat dan Sahur saat Ramadhan, Ini Pandangan Buya Yahya
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 11 Maret 2022 - 12:10 WIB
Keutamaan niat dan sahur saat Ramadhan, begini pandangan Buya Yahya. (Foto: Istimewa).
Umat Islam wajib berpuasa di bulan Ramadhan. Ada beberapa syarat dan anjuran bagi mereka yang hendak berpuasa, di antaranya niat dan sahur agar puasanya sah.
Lalu bagaimana bila seorang muslim tidak niat berpuasa dan sahur?
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, dalam mazhab Syafi'i dan jumhur ulama mazhab Hambali disebutkan, bila tidak berniat puasa dan melewatkan sahur, puasanya tidak sah.
Baca Juga:Ramadhan Sebentar Lagi, Pemesanan Ibadah Umrah di Eatmarna Penuh
"Akan tetapi Sayyid Alwi Assegaf, Mufti Makkah saat itu mengingatkan untuk orang awam kita perlu memberikan fatwa yang paling sesuai dengan keadaan mereka," kata dia dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (11/3/2022).
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu menyebutkan, jika kasusnya adalah orang tersebut memang betul-betul terlupa untuk berniat dan bukan karena main-main, jawaban terbaiknya adalah lanjutkan dan berniatlah puasa untuk hari itu.
Mereka yang mengalami hal ini, lanjut pria berusia 48 tahun itu, boleh mengikuti mazhab Hanafi, yang memperkenankan niat dipagi hari.
Lalu bagaimana bila seorang muslim tidak niat berpuasa dan sahur?
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, dalam mazhab Syafi'i dan jumhur ulama mazhab Hambali disebutkan, bila tidak berniat puasa dan melewatkan sahur, puasanya tidak sah.
Baca Juga:Ramadhan Sebentar Lagi, Pemesanan Ibadah Umrah di Eatmarna Penuh
"Akan tetapi Sayyid Alwi Assegaf, Mufti Makkah saat itu mengingatkan untuk orang awam kita perlu memberikan fatwa yang paling sesuai dengan keadaan mereka," kata dia dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (11/3/2022).
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu menyebutkan, jika kasusnya adalah orang tersebut memang betul-betul terlupa untuk berniat dan bukan karena main-main, jawaban terbaiknya adalah lanjutkan dan berniatlah puasa untuk hari itu.
Mereka yang mengalami hal ini, lanjut pria berusia 48 tahun itu, boleh mengikuti mazhab Hanafi, yang memperkenankan niat dipagi hari.