Kemenag-DMI Kerja Sama Perkuat Masjid sebagai Basis Syiar Islam
Fajar adhitya
Senin, 14 Maret 2022 - 15:25 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar agama Islam. Hal ini diungkap oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib.
“Kita menjalin kerja sama dengan DMI terkait program masjid berbasis moderasi beragama. Tentu banyak hal yang akan kita lakukan, salah satunya adalah pemberdayaan masjid sebagai pusat syiar agama Islam,” ujar Adib dilansir keterangan pers, Senin (14/3/2022).
Menurut Adib, masjid sebagai pusat syiar agama Islam mampu meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di tengah masyarakat. “Kerja sama dengan DMI terkait penguatan peran masjid sebagai pusat syiar agama Islam ini mencakup banyak hal, termasuk di dalamnya layanan perbaikan akustik pengeras suara di masjid,” ujarnya.
Baca Juga:Sahabat Usman bin Affan, Bijak dengan Harta Tanpa Harus Pamer
“DMI sudah mengawali program perbaikan akustik masjid ini, sementara Kemenag akan memperkuat program ini melalui pelatihan takmir masjid dalam menyetel akustik pengeras suara masjid. DMI sudah memulai pelatihan-pelatihan ini, dan kita akan memperkuatnya, kita juga memiliki program bantuan operasional masjid yang salah satu itemnya untuk perbaikan akustik masjid,” imbuhnya.
Nantinya, lanjut mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini, Kemenag akan menyediakan alat pengukur suara atau soundmeter untuk kelengkapan pelatihan takmir masjid. “Kita menyiapkan alat pengukur suara, DMI yang melakukan pelatihan terhadap takmir masjid sekaligus perbaikan akustik masjid itu,” tuturnya.
“Kita menjalin kerja sama dengan DMI terkait program masjid berbasis moderasi beragama. Tentu banyak hal yang akan kita lakukan, salah satunya adalah pemberdayaan masjid sebagai pusat syiar agama Islam,” ujar Adib dilansir keterangan pers, Senin (14/3/2022).
Menurut Adib, masjid sebagai pusat syiar agama Islam mampu meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di tengah masyarakat. “Kerja sama dengan DMI terkait penguatan peran masjid sebagai pusat syiar agama Islam ini mencakup banyak hal, termasuk di dalamnya layanan perbaikan akustik pengeras suara di masjid,” ujarnya.
Baca Juga:Sahabat Usman bin Affan, Bijak dengan Harta Tanpa Harus Pamer
“DMI sudah mengawali program perbaikan akustik masjid ini, sementara Kemenag akan memperkuat program ini melalui pelatihan takmir masjid dalam menyetel akustik pengeras suara masjid. DMI sudah memulai pelatihan-pelatihan ini, dan kita akan memperkuatnya, kita juga memiliki program bantuan operasional masjid yang salah satu itemnya untuk perbaikan akustik masjid,” imbuhnya.
Nantinya, lanjut mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini, Kemenag akan menyediakan alat pengukur suara atau soundmeter untuk kelengkapan pelatihan takmir masjid. “Kita menyiapkan alat pengukur suara, DMI yang melakukan pelatihan terhadap takmir masjid sekaligus perbaikan akustik masjid itu,” tuturnya.